10 Hari Ditahan Polisi Malaysia, Suporter Indonesia Andreas Setiawan Tiba di Bali

Andreas Setiawan yang sempat ditahan Polisi Diraja Malaysia gara-gara candaan soal bom, akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Gusti Ngurah Rai.

TRIBUN BALI/M FIRDIANI
Suasana penjemputan Andreas Setiawan oleh Suporter Indonesia Pulau Bali di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Jumat (29/11/2019). TRIBUN BALI/M FIRDIANI 

Ucapkan Terima Kasih

Ian Prada Wibowo mengucapkan terima kasih kepada seluruh teman-teman suporter yang sudah membantu membebaskannya.

"Saya bisa ke luar berkat teman-teman Aliansi Suporter Indonesia di Malaysia. Mereka iuran patungan nyewa pengacara di sana untuk bayar akomodasi dan lain-lain, sampai tiket pesawat kita pun yang hangus dikembalikan," kata Ian.

"Untuk Ultras Malaya kita terima kasih banyak juga karena Ultras Malaya juga terima kami dengan baik, sudah jenguk sewaktu kami ditahan," ucapnya.

"Selama kami di sana (Malaysia), Alhamdulillah polisi di sana baik, karena kita koorporatif. Ian juga mengucapkan terima kasih kepada rekan media yang telah senantiasa meng-update kasusnya yang secara tidak langsung dapat membantu kepulangannya," kata Ian.

Baca: Alhamdulillah Andreas Suporter Indonesia Dibebaskan

Baca: Cerita 2 Suporter Indonesia yang Bebas dari Tahanan Malaysia: Tiba-tiba Dibawa Polisi Pakaian Preman

"Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada media yang sudah setiap hari mem-blow up beritanya sehingga menjadi viral," ucapnya.

Di sisi lain, ia menyampaikan kekecewaannya kepada PSSI yang seolah lepas tangan dalam menangani kasusnya.

Ia pun meminta PSSI untuk melakukan perubahan.

"Saya minta perubahan PSSI harus lebih baik lagi, harus beretika, moral, dan punya hati untuk suporter yang mendukung dari hati. Kita datang ke sana (Malaysia) gak ada biaya dari PSSI, itu dari biaya kami sendiri. Teman kami sampai ngutang, sampai gadai BPKB, dan lain-lain itu demi lambang garuda di dada," katanya emosional.

Ia terlihat sangat kecewa dengan PSSI, ia merasa tidak dipedulikan apalagi posisinya saat itu benar-benar genting.

Halaman
1234
Berita Populer
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved