Ratusan Orang di Kota Malang Idap HIV/AIDS Sampai 2019, 2 Hal Harus Dimaksimalkan Pemkot Tekan HIV

Ratusan Orang di Kota Malang Idap HIV/AIDS Sampai 2019, 2 Hal Harus Dimaksimalkan Pemkot Tekan HIV.

Ratusan Orang di Kota Malang Idap HIV/AIDS Sampai 2019, 2 Hal Harus Dimaksimalkan Pemkot Tekan HIV
pixabay.com
Ilustrasi Hari AIDS Sedunia 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Tingginya angka orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kota Malang membuat kasus ini menjadi perhatian utama menjelang Hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2019.

Dari data yang dihimpun TribunJatim.com, sejak tahun 2005 secara kumulatif telah ada 4000 yang menderita HIV/AIDS di Kota Malang.

Pada tahun 2019, jumlah ODHA mencapai 333 orang dari 8300 orang yang melakukan pemeriksaan.

Angka tersebut menjadi angka tertinggi kedua di Jatim setelah Surabaya.

Rica Wanda, Focal Point Jaringan Indonesia Positif (JIP) Kota Malang menyampaikan, bahwa konseling yang dilakukan oleh Pemkot Malang harus lebih dimaksimalkan lagi.

Agar pelayanan yang diberikan kepada ODHA bisa lebih maksimal, terutama dalam segi emosional.

Hal itulah yang perlu untuk dilakukan penguatan agar nantinya angka penderita HIV/AIDS di Kota Malang bisa lebih ditekan.

"Karena layanan itulah yang menguatkan mereka. Melalui konseling secara internal dan kedekatan emosional. Jadi bukan hanya mendampingi saja," ucapnya.

Selain itu, dia juga meminta agar pihak-pihak terkait terutama Pemkot Malang juga lebih gencar lagi untuk melakukan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat.

Halaman 2 >>>>>>

Editor: Januar Adi Sagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved