Purwanto Sering Nonton Film Asusila dan melakukan Kekerasan Sebelum Merudapaksa Putrinya

Kasus pencabulan terhadap anak kandung itu terbongkar setelah polisi mengungkap kasus narkoba.

Purwanto Sering Nonton Film Asusila dan melakukan Kekerasan Sebelum Merudapaksa Putrinya
Samsul Hadi/Surya
Pelaku saat digelandang menuju ke sel tahanan Polres Blitar Kota, Rabu (4/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, BLITAR - Purwanto (41), warga Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, mengaku tega merudapaksa putrinya, A (14), karena terinspirasi video porno.

Purwanto sering melihat video panas sebelum menggauli putrinya.

"Saya terinspirasi video porno. Saya sering melihat video porno melakukan hubungan," kata Purwanto saat polisi merilis kasus itu di Polres Blitar Kota, Rabu (4/12/2019).

Purwanto juga pernah memperlihatkan video porno ke anaknya sebelum melakukan aksi bejatnya.

Selama ini, pelaku kasus ayah perkosa anak ini hanya tinggal berdua dengan anaknya di rumah.

Purwanto sudah pisah ranjang dengan istrinya sejak lima tahun lalu.

"Saya melakukannya sejak anak saya kelas 6 SD. Saya tidak ingat berapa kali," ujarnya.

Baca: Tahu Suami Perkosa Anak Kandung selama 10 Tahun, Wanita Ini Malah Beri Putrinya Alat Kontrasepsi

Baca: Pengemudi Taksi Online Rudapaksa Mahasiswi di Surabaya, Ini Fakta-faktanya

Baca: Kasus Rudapaksa Ayah Kandung Terbongkar Setelah Pelaku Terseret Peredaran Narkoba

Baca: Ayah Rudapaksa Anak Kandungnya Sendiri Hingga 9 Kali, Pelaku Pernah Keluar-masuk Penjara

Purwanto mengaku terkadang anaknya berontak saat diminta untuk melayani nafsunya.

Purwanto juga mengaku pernah memukul anaknya karena menolak melayani nafsunya.

"Kalau dia berontak, saya biarkan, besoknya saya coba lagi. Tapi, saya pernah memukulnya karena menolak melayani nafsu saya," katanya.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved