Gadis Dicabuli Oleh 2 Pemuda Setelah Pacaran Dengan Salah Satunya

Kapolsek Pugung Ipda Okta Devi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto mengatakan, korban berinisial RN (17) warga Kecamatan Pugung.

Trubun Lampung/Dody Kurniawan
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG – Seorang gadis remaja di Tangamus disetubuhi pacar yang dikenalnya melalui media sosial dengan diiming-imingi mangga.

Kapolsek Pugung Ipda Okta Devi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto mengatakan, korban berinisial RN (17) warga Kecamatan Pugung.

Sedangkan pelaku berinisial AN (27) warga Pekon Sumanda, Kecamatan Pugung.

Korban mengenal pelaku melalui jejaring pertemanan Facebook sejak tiga bulan terakhir.

“Pelaku kami tangkap pada Minggu, 1 Desember, pukul 16.00 WIB,” kata Okta melalui keterangan tertulisnya, Rabu (3/12/2019).

Kronologi kasus ini terungkap saat korban dijemput oleh pamannya usai menonton pasar malam di Pekon Sumanda akhir pekan lalu.

Baca: WhatsApp Tak Bisa Dipakai Lagi di Smartphone Ini Mulai 1 Februari 2020 Karena Alasan Ini

Baca: Istri Sah Pergoki Suami Diam-diam Poligami, Paras Pria di Foto Pernikahan Kedua Diperbincangkan!

Baca: Pria Asal Ketapang Berusia 58 Tahun Cabuli Ponakannya yang Masih Balita

Sang paman yang mendengar keluh kesah korban langsung melaporkan kasus itu ke Polsek Pugung.

Dari keterangan sementara pelaku AN, perbuatan asusila itu berawal saat dia dan korban berkenalan di Facebook lalu menjalin hubungan romantis selama tiga bulan terakhir.

“Pengakuan AN, dia dua kali setubuhi korban,” kata Okta.

Kejadian pertama terjadi pada awal November 2019 di dekat sebuah sekolah di Pekon Sumanda.

Kemudian terjadi lagi pada 19 November 2019 di rumah pelaku.

Kali kedua itu, kata Okta, pelaku mengimingi korban dengan mangga sebelum melakukan hubungan suami istri.

“Terakhir mengiming-imingi memberikan buah mangga dan melakukan di rumah tersangka,” kata Okta.

Okta menambahkan, bersamaan dengan masuknya laporan dengan pelaku AN, korban juga melaporkan persetubuhan yang terjadi dengan dua pelaku lainnya.

Dua pelaku itu berinisial IR (20) dan TL (21), warga Pekon Sumanda.

Keduanya menyetubuhi korban secara bergantian sebelum korban dijemput sang paman usia menonton pasar malam.

“Kedua tersangka, IR dan TL melakukan persetubuhan dengan korban dengan cara berpura-pura hendak mengantarkan pulang setelah menonton pasar malam di Pekon Sumanda, Pugung,” kata Okta.

Dari keterangan IR, awalnya dia tidak berniat mencabuli korban dan hanya ingin mengantar pulang.

Tetapi niat itu berubah di tengah jalan. IR kemudian membawa korban ke rumahnya dan merudapaksanya.

Baca : Kadang Cuma Mancing, Mahfud MD Pernah Bongkar Watak Rocky Gerung: Suka Tertawa Bila Ucapan Dipercaya

Persetubuhan itu dilakukan bergantian dengan rekannya, TL.

Okta mengatakan, ketiga pelaku dikenakan Pasal 76E Undang-Undang RI No.35 Th 2014 Tentang Perubahan atas Undang-Undang, Nomor 23 Th 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Psl 82 Ayat (1) UU RI Nomor 17 Th 2016 Tentang Perubahan kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.

"Ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara," kata Okta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pacaran 3 Bulan di Facebook, Saat Ketemuan Gadis 17 Tahun Ini Malah Disetubuhi",

Berita Populer
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved