Misteri Pekerjaan Alung Wanita yang Dibunuh Pacar Sendiri Terungkap, Bukan Pekerja Malam

penyelidikan, polisi berhasil mengungkap kematian korban yang dibunuh oleh pacarnya sendiri yakni Samsir Halomoan Harahap.

Misteri Pekerjaan Alung Wanita yang Dibunuh Pacar Sendiri Terungkap, Bukan Pekerja Malam
istimewa
Alung Harahap atau yang akrab disapa Bian tewas mengenaskan dengan leher digorok di kamar kos 

TRIBUNNEWS.COM -- Rubiah alias Bian (17) yang dikenal dengan nama Alung Harahap ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka di bagian leher di dalam kamar kosnya di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur, Medan Petisah pada Rabu (4/12/2019) lalu.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil mengungkap kematian korban yang dibunuh oleh pacarnya sendiri yakni Samsir Halomoan Harahap.

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan bahwa motif pelaku menghabisi nyawa korban dikarenakan kecemburuan.

"Pelaku bernama Samsir Halomoan Harahap (30). Si pelaku melihat korban baru pulang sehingga ia beranggapan bahwa korban selingkuh dengan orang lain.

Baca: Pembunuh Alung Harahap Adalah Kekasih yang Telah Punya Istri dan 2 Anak

Baca: Pembunuh Alung Harahap Ternyata Kekasih Sendiri, Pelaku Cemburu Korban Selingkuh

Baca: Polisi Sudah Ketahui Identitas Pembunuh Alung Harahap

Baca: Misteri Tewasnya Wanita Muda di Kos-kosan, Ada Tulisan Bahas Kesedihan Pakai Darah Korban di Dinding

Kemudian tersangka pulang ke rumahnya namun kembali datang menjumpai korban di dalam kamar kosnya," ujarnya saat memberikan keterangan di mapolsek Medan Baru, didampingi Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing, Senin (9/12/2019).

Kakak sepupu korban, Kemala Dewi, warga Jalan Pinang Baris berterimakasih kepada kepolisian yang telah mengungkap kasus kematian adiknya.

"Saya selaku perwakilan keluarga, mengucapkan terimakasih banyak kepada pihak kepolisian karena telah berhasil menangkap pelaku pembunuhan adik saya. Saya minta pelaku dihukum seberat-beratnya," ujarnya saat memberikan keterangan di mapolsek Medan Baru.

Lanjut wanita berhijab biru ini, korban yang merupakan adiknya ini merantau ke Medan untuk menghidupi anak perempuannya.

"Ia (korban) mengaku merantau untuk menghidupi anaknya. Anaknya satu, berusia dua tahun, perempuan. Saya tidak tahu kalau ia ada hubungan dengan pelaku (pacaran). Saya juga tidak pernah tahu kalau mereka sering bertengkar. Karena almarhum tidak pernah cerita apapun," jelasnya.

Rubiah telah menikah sejak umur 15 tahun dan dikaruniai seorang putri.

"Biah sudah nikah, dahulu mereka tinggal di Tanjung Pura, Kecamatan Sungai Ular, Sicanggang. Namun karena masalah ekonomi mereka cerai. Jadi anak diurus oleh kakek dan nenek almarhum," kata Dewi.

Dewi menjelaskan bahwa dirinya mengetahui kurang lebih sebulan ini Biah tinggal di Medan.

"Pengakuannya ia bekerja di toko boneka, kalau dulu kerja di rumah makan. Almarhum merupakan anak paling kecil dari lima bersaudara. Keluarga masih lengkap," jelasnya sembari menegaskan bahwa almarhum tidak memiliki marga, karena suku Melayu.

(Muhammad Fadli Taradifa)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Berpacaran dengan Pria Beristri, Wanita Muda yang Tewas di Dalam Kamar Kos Ternyata Punya Anak

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved