Breaking News:

Di Tangan Fakhrizal, Keadilan untuk Iwan Mulyadi Tuntas setelah 12 Tahun

Irjen Pol Fakhrizal mengakhiri perjuangan Iwan Mulyadi, korban salah tembak anggota Polsek Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat.

HandOut/Istimewa
Irjen Pol Fakhrizal dan Iwan Mulyadi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Irjen Pol Fakhrizal mengakhiri perjuangan Iwan Mulyadi, korban salah tembak anggota Polsek Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat.

Iwan Mulyadi mengalami cacat setelah mengalami kejadian tersebut. Kakinya tidak dapat digerakkan lagi sehingga terpaksa duduk di kursi roda.

Kasus itu bermula saat Polsek Kinali menerima laporan tindak pidana pengrusakan rumah di wilayah hukumnya pada 29 Januari 2006.

Iwan Mulyadi sempat berdamai dengan Polsek Kinali dengan syarat seluruh biaya pengobatan dibayarkan.

Baca: Polri Temukan Hal Signifikan di Kasus Novel Baswedan, Wakil Ketua KPK: Kami Terlalu Lama Menunggu

Namun, perjanjian damai itu tidak berjalan mulus hingga Iwan Mulyadi terpaksa menempuh jalur hukum.

Iwan Mulyadi bersyukur, pengadilan negeri memutuskan pihak kepolisian terkait harus membayar ganti rugi sebesar Rp 300 juta.

Sayangnya, putusan pengadilan itu tidak dijalankan semestinya.

"Pihak terkait ketika itu mengaku belum cukup uang untuk membayarkan," ungkap Iwan.

Untuk menyambung hidup Iwan Mulyadi sempat mengemis di Pakanbaru, Riau, selama sembilan bulan.

Berkat bantuan Pusat Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Sumatera Barat, Iwan Mulyadi dipertemukan dengan Irjen Pol Fakhrizal yang saat itu menjabat sebagai Kapolda.

Halaman
123
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved