2 Pengangguran Jadi Polisi Gadungan di Surabaya hingga Sekap Wanita, Pas Diinterogasi Diam Saja

Kedua pria paruh baya itu mengaku polisi untuk menyekap seorang perempuan dan menuduhnya berjualan obat tanpa izin Dinas Kesehatan.

2 Pengangguran Jadi Polisi Gadungan di Surabaya hingga Sekap Wanita, Pas Diinterogasi Diam Saja
glocalkhabar.com
Ilustrasi penculikan. 

TRIBUNNEWS.COM - Dua warga Surabaya, Agus Widodo (45) dan Musrizal (53) mengaku sebagai polisi yang berdinas di Polda Jawa Timur.

Kini kedua pria itu harus meringkuk di balik jeruji besi setelah menjadi polisi gadungan untuk melancarkan aksi jahatnya.

Diketahui, Agus merupakan warga Kelurahan Banyuurip, Sawahan, sedangkan Musrizal adalah warga Manukan Wetas, Tandes.

Kedua pria paruh baya itu mengaku polisi untuk menyekap seorang perempuan.

Korbannya adalah Tri Kurniawati, warga Desa Boboh, Kecamatan Menganti, Gresik.

Wanita berusia 38 tahun itu langsung dituduh telah menjual obat tanpa izin Dinas Kesehatan.

Baca: Dulu Jual Sabun Colek Keliling, Harjo Sutanto Kini Jadi Orang Terkaya Indonesia, Hartanya 11 Triliun

Selain dituduh, korban diancam akan dibawa ke Polda Jatim dan dijebloskan ke penjara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penyekapan dan pemerasan itu terjadi pada Minggu (8/12/2019) sore pukul 16.00 WIB.

Kedua pelaku mengenakan kaus berkerah berwarna hitam dan merah.

Mereka mendatangi korban dengan mengendarai mobil Daihatsu Xenia dengan plat nomor palsu L 1260 IP dan mengaku sebagai anggota polisi di Polda Jatim.

Halaman
1234
Editor: Ifa Nabila
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved