Buronan Kasus Narkoba Coba Suap Petugas Imigrasi Bandara Kualanamu

Petugas imigrasi bergeming meskipun Ardiansyah terus merayu petugas agar dia dibebaskan dan diperbolehkan membawa kembali barang bawaannya

Buronan Kasus Narkoba Coba Suap Petugas Imigrasi Bandara Kualanamu
Dok Imigrasi
Ardiansyah, buronan kasus narkoba yang ditangkap petugas Imigrasi Bandara Kualanamu, diserahkan ke Polda Sumut, Kamis (12/12/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -  Ardiansyah, gembong narkoba yang selama ini menjadi buronan Polda Sulawesi Tengah (sulteng) berusaha menyuap petugas Imigrasi Bandara Kualanamu saat ditangkap.

Ia hendak menyerahkan sejumlah uang, agar bisa dibebaskan petugas.

"Memang benar, ketika diamankan, yang bersangkutan hendak menyuap petugas kami. Dia (Ardiansyah) menyodorkan buku rekening yang dibawanya," kata Kasi Pemeriksaan I Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Indra, Kamis (12/12/2019) malam.

Upaya suap itu tak membuahkan hasil.

Petugas imigrasi bergeming meskipun Ardiansyah terus merayu petugas agar dia dibebaskan dan diperbolehkan membawa kembali barang bawaannya.

"Yang bersangkutan tetap kami amankan," kata Indra.

Ia mengatakan, selain mengamankan Indra, petugas turut mengamankan rekan tersangka bernama Ifsal Darmawan Arief.

Kata Indra, belum bisa dipastikan apakah Ifsal turut dalam jaringan narkoba yang melibatkan Ardiansyah.

Pihak Imigrasi, lanjut Indra, sebatas mengamankan saja.

"Begitu alat scanner (parpor) menunjukkan alert merah, langsung kami amankan. Jadi setiap orang yang sudah masuk daftar cekal itu biasanya begitu. Langsung muncul keterangannya," kata Indra.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved