Warga Jatim Bisa Lihat Fenomena Gerhana Matahari Cincin Tanpa Alat Bantu, 26 Desember Jam 12.15 WIB

Warga Jawa Timur bisa melihat fenomena Gerhana Matahari Cincin pada tanggal 26 Desember pukul 12.15-12.19 WIB.

Warga Jatim Bisa Lihat Fenomena Gerhana Matahari Cincin Tanpa Alat Bantu, 26 Desember Jam 12.15 WIB
earthsky.org
ILUSTRASI Gerhana Matahari Cincin - Foto Gerhana Matahari Cincin yang difoto Geoff Sims pada 10 Mei 2013. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Gerhana Matahari Cincin (GMH) diprediksi akan muncul pada Kamis (26/12/2019) di beberapa belahan bumi seperti Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Srilanka, Samudra India, Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Samudera Pasifik.

Fenomena Gerhana Matahari Cincin ini juga akan terjadi di wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur dan Surabaya.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Forecaster BMKG Juanda, Rendy Irawan yang mengatakan bahwa Gerhana Matahari Cincin nantinya dapat dilihat di seluruh wilayah Jawa Timur.

Menurutnya, warga Jawa Timur bisa menyaksikan langsung fenomena Gerhana Matahari Cincin tersebut tanpa menggunakan alat bantu khusus.

Namun, meski Gerhana Matahari Cincin ini dapat dilihat oleh masyarakat Jawa Timur, kehadirannya tidak terlalu berdampak signifikan pada cuaca.

Baca: Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2019 Pemprov Jateng dan Jatim, Jadwal Lengkap Cek di Sini!

Baca: 2 Pengangguran Jadi Polisi Gadungan di Surabaya hingga Sekap Wanita, Pas Diinterogasi Diam Saja

"Dampak dari Gerhana Matahari Cincin ini tidak terlalu signifikan terhadap cuaca. Hanya nanti akan membuat sinar matahari sedikit meredup karena tertutup oleh bulan," ujar Rendy Irawan saat dikonfirmasi TribunnewsWiki di Surabaya, Jumat (13/12/2019).

Gerhana Matahari Cincin tersebut terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi berada tepat segaris.

Pada saat itu, piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil daripada piringan matahari.

"Akibatnya, saat puncak gerhana, matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya. Karena proses ini makanya cahaya matahari yang dirasakan di bumi akan meredup," katanya kepada Tribunjatim.com.

Ilustrasi Gerhana Matahari Cincin (GMC).
Ilustrasi Gerhana Matahari Cincin (GMC). (guardianlv.com)

Rendy Irawan menjelaskan, proses Gerhana Matahari Cincin itu tidaklah lama.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved