Sabtu, 30 Agustus 2025

Tutup Saat Didemo, Ratusan Driver Gojek dan Grab Segel Kantor Manajemen Maxim Solo

Manajemen Maxim Solo menutup kantornya saat didemo ratusan driver Gojek dan Grab di Jalan Sangaji No 21 D Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon.

Editor: Dewi Agustina
TribunSolo.com/Ryantono Puji
Ratusan driver Gojek dan Grab se-Solo Raya memasang segel saat demo di depan kantor ojek online Maxim di Jalan Sangaji No 21 D Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Senin (16/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Manajemen Maxim Solo menutup kantornya saat didemo ratusan driver Gojek dan Grab di Jalan Sangaji No 21 D Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Senin (16/12/2019).

Penanggung jawab Kantor Maxim Solo, Arif Yuda mengatakan, pihaknya sejak ada pertemuan beberapa waktu lalu dengan driver ojek online (ojol) Gojek dan Grab sudah melakukan tindak lanjut ke pusat.

Sebab, di Solo wewenangnya hanya pendaftaran driver, isi saldo dan peta untuk driver.

"Saya sudah sampaikan kondisi di Solo pada kantor pusat," jelas Arif Yuda kepada TribunSolo.com.

Ada arahan dari kantor pusat Maxim untuk berkonsultasi dengan pihak berwenang dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) Solo.

Pihaknya bahkan akan menemui Dishub Solo.

Ratusan driver Gojek dan Grab se-Solo Raya memasang segel saat demo di depan kantor ojek online Maxim di Jalan Sangaji No 21 D Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Senin (16/12/2019).
Ratusan driver Gojek dan Grab se-Solo Raya memasang segel saat demo di depan kantor ojek online Maxim di Jalan Sangaji No 21 D Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Senin (16/12/2019). (TribunSolo.com/Ryantono Puji)

"Hari ini akan kita temui pihak Dishub Solo," kata Arif.

Sementara itu, untuk tuntutan menutup kantor Maxim di Solo mereka sudah menyetujui untuk menjaga kondusifitas Kota Solo.

Berbicara soal tarif bukan wewenang, Arif yang berada di daerah namun menjadi ranah pihak manajeman Maxim pusat.

"Wewenang saya di sini, hanya untuk driver daftar, isi saldo, dan peta," terang Yuda menegaskan.

Pantauan di lapangan, penutupan Kantor Maxim ini kemudian diteruskan dengan pemasangan tulisan segel oleh pada driver Gojek dan Grab.

Baca: Ojol Tolak Nadiem Makarim Jadi Menteri Kabinet Kerja II, akan Lakukan Aksi Jika Nadiem Menerimanya

Baca: BREAKING NEWS: Ratusan Driver Gojek dan Grab se-Solo Raya Demo Tuntut Penyetaraan Tarif

Tuntut Penyetaraan Tarif

Ratusan pengemudi Gojek dan Grab se-Solo Raya demo di depan kantor ojek online Maxim di Jalan Sangaji No 21 D Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Senin (16/12/2019).

Pantauan TribunSolo.com, ratusan driver ojek online (ojol) tersebut berkumpul sejak pagi pukul 09.51 WIB.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan