Cerita Pembuat Pistol Rakitan di Sungai Ceper OKI, Sebulan Dapat Empat Pesanan

Senpi rakitan ini, ada yang merupakan hasil ungkap kasus Polda Sumsel dan jajaran, tetapi ada juga yang memang serahan masyarakat

M ARDIANSYAH/TRIBUNSUMSEL.COM
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi bersama Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpian menunjukan barang bukti senpi rakitan yang disita, Jumat (20/12/2019) 

Laporan Wartawan Sumsel M Ardiansyah


TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG -
Peredaran senpi rakitan masih terus terjadi di wilayah Sumsel.

Polsa Sumsel telah mengamankan ratusan pucuk senpi rakitan baik laras panjang maupun pendek .

"Sebanyak 205 pucuk senpi rakitan baik Laras panjang maupun pendek disita," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi didampingi Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpian di Palembang, Jumat (20/12/2019).

Senpi rakitan ini, ada yang merupakan hasil ungkap kasus Polda Sumsel dan jajaran, tetapi ada juga yang memang serahan masyarakat.

Tersangka Apriadi (35) warga Sungai Ceper OKI yang diamankan di Polda Sumsel, setidaknya ia sudah enam bulan menjual senpi rakitan berdasarkan pesanan orang yang akan membeli.

Senpi diperolehnya dari seseorang dan dijualnya kembali dengan mengambil untung.

Baca: Total 4 Kali Teror Bom di Rumah Keluarga Yusuf, Diduga Terkait Persaingan Bisnis Travel Umrah

Baca: Ridwan yang Tewas Ditembak Brigpol IP Ternyata Kepala Komplotan Pemalak Bermodus Pedagang Asongan

Baca: Komplotan Begal Sadis yang Ditangkap Ini Anggotanya Saling Berkenalan Saat Menghuni LP Tanjung Gusta

"Aku jual Rp 1.2 juta perpucuknya. Dalam sebulan, bisa ada pesanan sampai empat unit. Biasanya aku dapat dari seseorang dan ambilnya bertemu di suatu tempat," ungkapny, Jumat (20/12/2019).

Kombes Pol Yustan Alpian menuturkan, senpi rakitan baik Laras panjang atau pendek 205 pucuk, 194 amunisi aktif dan tiga magazine yang merupakan hasil sitaan selama operasi senpi Musi 2019 yang dilaksanakan Polda Sumsel dan jajaran.

Senpi ini, ada yang diserahkan masyarakat secara kesadaran, tetapi ada juga yang hasil ungkap kasus Polda Sumsel dan jajaran.

"Mulai ada kesadaran dari masyarakat yang memegang senpi rakitan untuk menyerahkannya kepada kepolisian. Tetapi, ada yang hasil ungkap kasus dan tersangkanya terpaksa di tindak tegas karena membahayakan," ujar Supriadi.

Dengan operasi senpi Musi 2019 ini, diharapkan dapat menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polda Sumsel yang pelakunya menggunakan senpi rakitan.

Operasi senpi Musi 2019 yang dilaksanakan dari tanggal 9 sampai 31 November lalu ini, juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bila memegang atau menyimpan senpi rakitan daaot dikenakan pidana penjara.

"Dari ungkap kasus, berdasarkan target operasi ada 19 orang yang diamankan. Total, ada 54 tersangka yang kami amankan baik dari target operasi maupun penyelidikan," ungkapnya.

Polda Sumsel juga akan terus meningkatkan pengungkapan kasus terkait peredaran senpi rakitan ini. Saat ini, Polda Sumsel dan jajaran masih melakukan penyelidikan terkait dimana home industri senpi rakitan.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Cerita Pembuat Pistol Rakitan di Sungai Ceper OKI, Sebulan Dapat Empat Pesanan

Berita Populer
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved