Breaking News:

Menhub akan Evaluasi Pengoperasian Tol Japek

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan akan mengevaluasi pengoperasian tol Jakarta-Cikampek (Japek).

HANDOUT
Macet di Tol Layang Jakarta-Cikampek 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan akan mengevaluasi pengoperasian tol Jakarta-Cikampek (Japek).

Pasalnya, ada beberapa kekurangan yang harus diperbaiki terkait pengoperasian tol Japek tersebut.

"Masih ada kekurangan, bergelombang, kita perbaiki sama-sama," ujar dia saat ditemui di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (22/12/2019).

Baca: Tol Layang Jakarta-Cikampek Macet, YLKI: Sesuai Prediksi

Baca: Japek Masih Macet, Menteri Basuki dan Budi Serahkan Urusan ke Kakorlantas

Budi mengatakan akan segera mengevaluasi tol Japek, agar tiga bulan ke depan masalah terkait jalan bergelombang dan masalah-masalah lainnya bisa teratasi.

"Kita evaluasi, insyaallah dalam dua tiga bulan selesai," kata dia.

Arus lalu lintas di kilometer 47 tol Jakarta-Cikampek arah menuju Cikampek terpantau padat merayap, Kamis (30/5/2019).
Arus lalu lintas di kilometer 47 tol Jakarta-Cikampek arah menuju Cikampek terpantau padat merayap, Kamis (30/5/2019). ((KOMPAS.com/FARIDA FARHAN))

Di sisi lain, Budi memberikan apresiasi kepada manajemen yang berani mengoperasikan Tol Japek di periode libur Natal dan Tahun Baru 2020. Meskipun terdapat kekurangan seperti kemacetan parah.

Menurut dia, kemacetan terjadi karena sambutan masyarakat terhadap tol yang baru saja diresmikan tersebut.

"Jika kemarin terjadi satu lonjakan. Karena kemarin memang euforia atau ekspektasi orang menggunakan Japek tinggi sekali," ujar dia.

Budi mengatakan Tol Japek berhasil menangkas waktu Jakarta-Bandung menjadi lebih singkat. Dari waktu tercepat 4 jam menjadi 3 jam. Itulah sebabnya, kata Budi, Tol Japek menjadi investasi yang penting.

"Sehingga jalan ke timur menjadi baik," tutur Budi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Kekurangan, Menhub akan Evaluasi Pengoperasian Tol Japek"

Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved