Kecelakaan Maut di Pagaralam

Bus Sriwijaya Masuk Jurang di Pagaralam, Korban Tewas Bertambah Jadi 28 Orang

Korban kecelakaan bus Sriwijaya yang terjadi di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, bertambah menjadi 28 orang.

Bus Sriwijaya Masuk Jurang di Pagaralam, Korban Tewas Bertambah Jadi 28 Orang
Wawan Seftiawan/Sriwijaya Post
FOTO-foto Penampakan Bus Sriwijaya di Jurang Pagaralam Kedalaman 80 Meter, 27 Korban Meninggal Dunia 

TRIBUNNEWS.COM, PAGARALAM - Korban kecelakaan bus Sriwijaya yang terjadi di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, bertambah menjadi 28 orang.

Dalam proses evakuasi sebelumnya, 27 orang ditemukan tewas.

Namun, setelah dilakukan pencarian lebih lanjut, satu orang korban kembali ditemukan dalam keadaan tewas.

Korban tersebut diketahui seorang wanita bernama Raisa yang berumur sekitar 5 atau 6 tahun yang tercatat sebagai warga Palembang.

Baca: Kesaksian Korban Selamat Bus Sriwijaya, Teriak dan Berpegangan di Batang Pohon, Bus Nyaris Terbalik

Baca: 6 Fakta Lengkap Kecelakaan Bus Sriwijaya di Pagaralam, Kronologi Hingga Dugaan Bawa Penumpang Gelap

"Sampai pukul 20.00 WIB, satu korban lagi seorang perempuan ditemukan. Total korban tewas ada 28 orang," kata Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Palembang Benteng Telau, Selasa (24/12/2019).

Benteng mengungkapkan, jumlah penumpang yang berhasil dievakuasi saat ini berjumlah 41 orang, termasuk 13 orang yang berhasil selamat.

Saat ini, proses pencarian oleh tim gabungan dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pada pukul 07.00 WIB.

"Tidak menutup kemungkinan korban akan betambah. Sementara, proses pencarian kita tutup dan dilanjutkan besok pagi," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, bus tersebut membawa 54 penumpang, termasuk sopir dan kernet yang berangkat dari Bengkulu dengan tujuan ke Palembang.

Sementara, Supriadi pun belum bisa memastikan penyebab kecelakaan itu terjadi.

Namun, hasil keterangan sementara, Fery yang merupakan sopir bus dengan pelat nomor BD 7031 AU itu mengantuk, sehingga kendaraannya jatuh ke jurang.

"Dugaannya mengantuk, karena sopir ini sudah tiga kali hampir tabrakan. Untuk kondisi bus layak atau tidak, Dishub yang akan menyampaikan. Pihak perusahaan juga akan diperiksa, kita koordinasi dengan Polda Bengkulu, karena lokasi perusahaan di sana," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Tewas Kecelakaan Bus Sriwijaya Bertambah Jadi 28 Orang"

Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved