Selama 2019 Tercatat 30 Orang Gunungkidul Gantung Diri, Ini Langkah Pihak Kepolisian

Pemerintah Gunungkidul menganggarkan APBD sekitar Rp 1,8 milliar untuk penanggulangan bunuh diri

Selama 2019 Tercatat 30 Orang Gunungkidul Gantung Diri, Ini Langkah Pihak Kepolisian
deccanherald.com
Ilustrasi gantung diri 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNGKIDUL - Sepanjang tahun 2019 lalu tercatat sebanyak 30 orang tewas gantung diri di Gunungkidul.

Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2018 sebanyak 27 orang. 

Wakapolres Gunungkidul, Kompol Joko Hamimtoyo mengatakan, dari tahun ke tahun angkanya antara 27 hingga 30 orang yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Ia mengatakan ke depan pihaknya tetap akan melakukan langkah-langkah pencegahan orang dengan gantung diri.

"Yang pertama pihaknya telah melakukan pemetaan di mana saja wilayah terbanyak kasus gantung diri," katanya, Rabu (1/1/20120).

Pihak kepolisian juga akan melihat latar belakangnya apakah sakit berkepanjangan, terlilit hutang, apakah spontan melakukan gantung diri.

"Itulah yang pada tahun 2020 nanti akan menjadi pegangan kami," ucapnya.

Selain itu pihaknya akan meningkatkan peran dari bhabinkamtibmas untuk memonitor warga yang berada di desa-desa, karena yang mengetahui kondisi warga secara langsung adalah bhabinkamtibmas.

"Para bhabinkamtibmas ini yang paling mengetahui kondisi warganya yang di pelosok-pelosok maupun desa, nanti para bhabinkamtibmas akan memonitor adakah warga yang memiliki kecenderungan latar belakang seperti yang dijelaskan tadi, apakah sakit menahun, terlilit utang dan lainnya," ucapnya.

Lanjutnya jika ada warga yang memiliki kecenderungan tersebut maka bhabinkamtibmas dapat melakukan pendekatan-pendekatan persuasif seperti himbauan-himbauan.

"Selain memberikan himbauan para bhabinkamtibmas juga bisa memberikan motivasi-motivasi kepada masyarakat yang memiliki potensi untuk gantung diri," ujarnya.

Selain langkah-langkah dari internal Polres Gunungkidul pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam penanggulangan bunuh diri.

Sebelumnya, Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan DPRD siap untuk turun kelapangan langsung untuk sosialisasi terkait penanggulangan bunuh diri di kabupaten Gunungkidul, karena setiap tahunnya bunuh diri di Gunungkidul jumlah kasus masih di angka 30 an.

"Untuk anggaran di APBD kami memplot sekitar Rp 1,8 milliar untuk penanggulangan bunuh diri nantinya anggaran tersebut untuk sosialisasi ke masyarakat," katanya.

Nantinya sosialisasi akan melibatkan tokoh masyarakat sekitar, dari tingkat RT hingga desa di setiap kecamatan dan setiap sosialisasi akan diikuti kurang lebih 100 orang.

"Kita akan berkoordinasi dengan kepolisian dalam hal ini adalah Bhabinkamtibmas yang memiliki peta sebaran bunuh diri dan juga berkoordinasi dengan Pemkab Gunungkidul yang juga memiliki data," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Angka Bunuh Diri di Gunungkidul Tahun 2019 Meningkat

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved