Dua Pria 'Kicau Mania' Diadili Gara-Gara Jual Burung Dilindungi

Terungkapnya kasus saat polisi mengendus keberadaan satwa burung yang dilindungi dijual di toko burung di bilangan Tanjungkarang Barat

Dua Pria 'Kicau Mania' Diadili Gara-Gara Jual Burung Dilindungi
ISTIMEWA
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Hanif Mustafa


TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG
- Dua pria kicau mania terpaksa duduk di kursi pesakitan gara-gara jual burung yang masuk golongan dilindungi.

Keduanya adalah Hendra dan Hermansyah warga Tanjungkarang, Bandar Lampung.

Keduanya terpaksa menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis 2 Januari 2020, setelah kedapatan bertransaksi burung Beo.

Dalam persidangan perdana, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kandra Buana mengatakan perbuatan terdakwa bermula saat polisi mengendus keberadaan satwa burung yang dilindungi dari berbagai jenis dijual di sebuah toko burung di bilangan Tanjungkarang Barat.

"Atas informasi tersebut, polisi mendatangi toko burung di Jalan Imam Bonjol Gang Pangeran Mangku Bumi Kelurahan Gunung Agung Kecamatan Tanjungkarang Barat," katanya dalam persidangan.

Baca: Kronologi Remaja Buat Siswi SMP Tak Berdaya Dua Kali, Paksa dan Sekap Korban Lalu Dijanjikan Ini

Baca: Rebutan Tanah di Mesuji, Wayan Ana di Keroyok 100 Warga, Rumah Dirusak, Kepalanya Dibacok

Baca: Hajatan Jadi Duka! Niat Hadiri Nikahan Keponakan, Imron Jadi Korban Tewas Bus Sriwijaya di Pagaralam

Kandra menyebutkan saat didatangi toko tersebut, Polisi mendapati burung yang dilindungi, yakni enam ekor burung beo, dua ekor burung Jalak Putih, dua ekor burung Nuri Ambon, dua ekor burung Nuri Bayan, dan dua ekor burung Kaka Tua.

"Selanjutnya barang bukti tersebut diamankan berserta pemilik toko, terdakwa Hendra," tuturnya.

Lanjutnya, empat dari enam ekor burung beo yang dimiliki oleh terdakwa Hendra ternyata didapat dari terdakwa Hermansyah.

"Terdakwa memperoleh burung tersebut dengan cara membeli kepada terdakwa Hermansyah pada Selasa 1 Oktober 2019 melalui pesan whatsapp," terang JPU.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved