Polisi Autopsi Jenazah Bayi 2 Tahun yang Meregang Nyawa di Tangan Ibunya

Pihak kepolisian melakukan autopsi terhadap jenazah bayi malang, DM (2) yang diduga dianiaya ibu kandungnya, Adriana Lulu Djami alias Ina (33).

Polisi Autopsi Jenazah Bayi 2 Tahun yang Meregang Nyawa di Tangan Ibunya
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Pelaku pembunuhan bayi berusia 2 tahun (berbaju kuning), saat digelandang polisi menuju sel di Mapolres Kupang Kota, Kamis (2/2/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Vian

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Pihak kepolisian melakukan autopsi terhadap jenazah bayi malang, DM (2) yang diduga dianiaya ibu kandungnya, Adriana Lulu Djami alias Ina (33).

Autopsi dilakukan di RSB Drs Titus Ully Kupang pada Jumat (3/1/2020).

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha SH melalui Kaur Bin Orps (KBO) Satreskrim Polres Kupang Kota, Iptu I Wayan P Sujana pada Jumat sore.

"Baru selesai autopsi, jika hasil autopsi telah dikeluarkan akan kami sampaikan," katanya.

Sementara itu, pelaku yang merupakan ibu kandung korban saat ini telah ditahan di Mapolres Kupang Kota untuk proses hukum selanjutnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal Pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 Undang-Undang Perlindungan Anak serta pasal 351 ayat 3 KUHP.

Pelaku pembunuhan bayi berusia 2 tahun (berbaju kuning), saat digelandang polisi menuju sel di Mapolres Kupang Kota, Kamis (2/2/2019).
Pelaku pembunuhan bayi berusia 2 tahun (berbaju kuning), saat digelandang polisi menuju sel di Mapolres Kupang Kota, Kamis (2/2/2019). (POS-KUPANG.COM/Gecio Viana)

Diberitakan sebelumnya, seorang ibu muda di Kota Kupang, Andriana Lulu Djami alias Ina (33) tega membunuh bayi kandungnya yang baru berumur 2 tahun.

Ibu rumah tangga yang tinggal di Jln TPU Kampung Ukitao RT 42 RW 02 Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang ini tega membunuh anak perempuannya lantaran masalah sepele.

Pelaku merasa jengkel dengan anaknya yang kencing di kasur di kamar tidur mereka.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved