Obat Nyamuk Sebabkan Rumah Sukiyanto di Masaran Sragen Terbakar

Meski tidak ada korban jiwa, rumah korban mengalami kerusakan sedang pada bagian ruang tamu dan dapur

Obat Nyamuk Sebabkan Rumah Sukiyanto di Masaran Sragen Terbakar
net
ilustrasi kebakaran 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Mahfira Putri Maulani

TRIBUNNEWS.COM, SRAGEN - Dipicu obat nyamuk bakar, sebuah rumah di Dukuh Dukuh, Desa Jirapan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen terbakar, Sabtu, (4/1/2020) sekira pukul 23.00 WIB.

Peristiwa nahas terbakarnya rumah tersebut, baru berhasil dipadamkan.

Akses ke lokasi yang sempit dan banyaknya 'wisatawan' bencana, dikatakan Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi menjadi hambatan.

Pemilik rumah malang tersebut yaitu Sukiyanto (40) yang ditinggali bersama sang istri, Parni (45) dan satu anaknya, Yoyok Tri (17).

"Tim PMI Kabupaten Sragen meluncur ketika mendapat kabar dari Damkar Sragen. Kami melakukan respon ke lokasi menggunakan ambulans PMI Alfa 01 PMI untuk melakukan assesment dan back up medis," kata Wahdadi, Minggu (5/1/2020).

Baca: Panas Api Terasa hingga 50 Meter dari Lokasi Titik Kebakaran Gudang Lilin

Baca: Suami Istri Korban Terdampak Banjir di Kampung Pulo Tewas Terbakar Setelah Nyalakan Lilin

Baca: Peziarah Asal Bandung Meninggal Dunia Saat Ziarah di Gunung Kemukus

Menurut hasil pemeriksaan, kejadian kebakaran terjadi akibat obat nyamuk bakar yang menyambar tempat tidur dan menjalar ke dinding yang terbuat dari bambu.

Meski tidak ada korban jiwa, rumah korban mengalami kerusakan sedang pada bagian ruang tamu dan dapur.

Kemudian kerusakan pada barang elektronik, dan kerusakan perabot rumah tangga.

Surat-surat berharga milik keluarga ini juga ludes terbakar.

Wahdadi menyebutkan kerugian materiil mecapai kurang lebih Rp 25 juta.

Saat ini untuk sementara korban tinggal di rumah ibunya, Sukiyem (60) yang tidak jauh dari lokasi.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Obat Nyamuk Sebabkan Rumah Sukiyanto di Masaran Sragen Terbakar

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved