Breaking News:

Potongan Tubuh Wanita Korban Mutilasi Ditemukan di Kulkas, Polisi Periksa 11 Saksi

Kepolisian Polres Sumbawa mengusut kasus penemuan mayat wanita korban mutilasi, asal Kelurahan Brang Biji, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat.

(KOMPAS.COM/SYARIFUDIN)
Polisi saat melakukan olah TKP dirumah kontrakan seorang ibu rumah tangga yang diduga menjadi korban mutilasi, Jumat (03/01/2020) 

TRIBUNNEWS.COM - Kepolisian Polres Sumbawa mengusut kasus penemuan mayat wanita korban mutilasi, asal Kelurahan Brang Biji, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat.

Bagian tubuhnya ditemukan dalam keadaan terpotong dan membusuk di kulkas dan di dalam boks styrofoam atau cool box.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa Iptu faisal Afrihadi mengatakan, pihaknya telah memeriksa beberapa orang saksi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Saat ini kami telah memeriksa sebanyak 11 orang saksi," ujar Faisal kepada wartawan, Minggu (5/1/2020).

Kata Faisal, dari 11 saksi yang telah dimintai keterangan, salah satunya yakni suami korban bernama Muslim.

"Semua saksi untuk nama kami tidak bisa detail, agar tidak terganggu upaya penyelidikan, untuk sementara," kata Faisal.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan asal Kelurahan Brang Biji, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, Siti Aminah (44) ditemukan tewas oleh Sat Polres Sumbawa Besar, Jumat (3/1/2020).

Baca: Pria di Nusa Tenggara Barat Nekat Terobos Penjagaan di Polda NTB, Polisi Beri Tembakan Peringatan

Potongan tubuh Siti pertama kali ditemukan oleh suaminya, Muslim.

Saat itu, dirinya yang sedang berada di Kecamatan Alas mendapatkan laporan dari tetangga sekitar mencium bau busuk menyengat berasal dari rumah kontrakan mereka di Kelurahan Brang Biji, Kabupaten Sumbawa.

Usai menunaikan salat Jumat, Muslim menuju ke rumah kontrakannya.

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG Minggu 29 Desember 2019: Waspada Gelombang Tinggi di Nusa Tenggara Barat

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved