Perempuan Bangsa PKB Gelar Kegiatan Sosial di Daerah Terdampak Banjir dan Longsor Bogor

Menurut Rustini, kegiatan bagian dari tanggungjawab dan kepedulian PKB

Perempuan Bangsa PKB Gelar Kegiatan Sosial di Daerah Terdampak Banjir dan Longsor Bogor
/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI TRAUMA HEALING - Sejumlah Badut yang tergabung dalam Aku Badut Indonesia menghibur anak-anak korban banjir di Posko Pengungsi Perumahan IKPN, Pesanggrahan, Jakarta, Minggu (5/1/2020). Kegiatan tersebut sebagai trauma healing bagi anak-anak korban banjir yang melanda Jabodetabek beberapa hari lalu. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perempuan Bangsa PKB menggelar kegiatan sosial di daerah terdampak longsor dan banjir di desa Harkat Jaya, Sukajaya, Bogor, Kamis (9/1/2020).

Di lokasi bencana tersebut, pengurus Perempuan Bangsa memberikan bantuan kebutuhan untuk masyarakat serta mengadakan trauma healing bagi anak-anak dan ibu-ibu.

Baca: Kabupaten Indramayu Banjir, 500 Rumah Terendam Banjir, Warga Dievakuasi ke Balai Kota

Di desa itu, ketua pembina Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin, Ketum Perempuan Bangsa Siti Mukaromah dan jajaran anggota DPR dari Fraksi PKB juga meninjau pondok pesantren Nurul Hikam yang juga terdampak bencana.

Menurut Rustini, kegiatan bagian dari tanggungjawab dan kepedulian PKB.

"Setelah kemarin kami meninjau beberapa daerah di Jakarta yang juga terkena banjir, kini kami datang ke Bogor untuk memberikan bantuan serta melihat kebutuhan-kebutuhan lain yang harus diperhatikan," terang Rustini sesuai keterangan pers yang diterima, Kamis.

Istri ketum DPP PKB, Muhaimin Iskandar itu mengatakan perlu segera dilakukan recovery agar masyarakat segera bangkit dari suasana bencana ini.

"Ke depan harus segera mendapat dilakukan recovery, terutama di pondok-pesantren ini agar kembali berdiri dan bisa melaksanakan aktivitas pendidikan lagi," paparnya.

Sementara itu, ketum perempuan bangsa, Siti Mukaromah juga menegaskan hal senada.

Erma, sapaan akrabnya, menyampaikan akan terus berupaya membantu dan mencarikan solusi kebutuhan masyarakat.

"Bantuan yang kami berikan memang baru sesuai pesanan kebutuhan saat ini. Tapi dengan kebersamaan ini, kami akan sampaikan catatan-catatan untuk pemerintah agar segera dilakukan recovery secara menyeluruh," papar Erma.

Sementara sekjen Perempuan Bangsa, Miftahul Jannah menambahkan, setelah kunjungan ini, perempuan bangsa akan membuat dapur umum utk masyarakat.

"Kegiatan ini kunjungan sekaligus memberikan bantuan kebutuhan masyarakat saat ini. Setelah ini kami juga akan membuat dapur umum di sini, mudah-mudahan manfaatnya lebih terasa serta masyarakat segera bangkit dari suasana duka ini," tukasnya

Seperti diberitakan sebelumnya, banjir yang terjadi di awal tahun 2020 tidak hanya di ibu kota, tetapi terdampak juga di Jabotabek.

Baca: Kebanjiran, Pengrajin Tempe dan Tahu Semanan Mengaku Rugi Miliaran Rupiah

Di Bogor, terdapat beberapa desa yang masih terisolir karena jalan tertutup longsor, yakni Desa Urug, Kiara Pandak, Kiara Sari, dan Cisarua.

Sementara desa yang diterjang banjir dan longsor di Kecamatan Sukajaya, antara lain Kampung Sinar Harapan, Kampung Banar, Kampung Congcorang, Cibuluh, dan Babakan Tajur.

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved