Kisah Nelayan di Indramayu Terjebak Gelombag Tinggi di Tengah Laut, Ternyata Alat Ini Jadi Peyelamat

Kisah Nelayan di Indramayu Terjebak Gelombag Tinggi di Tengah Laut, Ternyata Alat Ini Jadi Peyelamat

Kisah Nelayan di Indramayu Terjebak Gelombag Tinggi di Tengah Laut, Ternyata Alat Ini Jadi Peyelamat
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Nelayan Indramayu 

TRIBUNNEWS.COM - Gelombang tinggi memasuki musim barat sekarang ini menjadi momok menakutkan bagi para nelayan, khususnya nelayan kapal kecil berkapasitas 10 gross ton (GT) ke bawah.

Hal tersebut diungkapkan nelayan asal Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Joni (47), kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di Dermaga Desa Dadap, Minggu (12/1/2020).

Joni yang saat itu tengah memperbaiki kapal miliknya di Dermaga Pantai Dadap menceritakan kisah saat terjebak di tengah laut saat gelombang tinggi menerjang.

"Pernah satu kali saya terjebak di tengah laut saat gelombang tinggi, saat itu sangat menakutkan sekali, alhamdulillahnya selamat," ujar dia.

Ia tidak mengingat secara pasti kapan peristiwa itu terjadi.

Namun selama menjadi nelayan sekitar 15 tahun lamanya kejadian tersebut merupakan kejadian paling menakutkan.

Saat itu ia hanya memasrahkan diri saat terombang-ambing di atas kapal dan mengantungkan diri pada jaring ikan yang sebelumnya dia pasang.

Baca Selanjutnya>>>>>

Editor: anugerahtesa
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved