Sederet Fakta Buruh Bangunan Nekat Bacok Istri Siri yang Dinikahi 8 Tahun

AKBP Edy Setyanto Erning melalui Kasat Reskrim AKP Rengga Puspo Saputro mengatakan pelaku berhasil ditangkap sekitar pukul 09.00 WITA.

Sederet Fakta Buruh Bangunan Nekat Bacok Istri Siri yang Dinikahi 8 Tahun
Tribun Kaltim
Buruh Bangunan Nekat Bacok Istri Siri 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Buruh bangunan berinisial ND (61) yang membacok istri sirinya, NA (44) di Taman Cendana Jl APT Pranoto, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Sabtu (11/1/2020), kini telah diamankan Satreskrim Polres Berau.

Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto Erning melalui Kasat Reskrim AKP Rengga Puspo Saputro mengatakan pelaku berhasil ditangkap sekitar pukul 09.00 WITA.

TONTON JUGA:

"Pelaku ditangkap sekitar pukul 09.00 WITA di JL APT Pranoto, Kabupaten Berau," ucap Rengga.

Saat ini kasus buruh bangunan nekat bacok istri siri tengah didalami pihak kepolisian.

Mobil Hakim Jamaluddin Melintasi Jalanan Kota Medan Sebelum Ditemukan Tewas, Lihat Videonya

Berikut lima fakta buruh bangunan nekat bacok istri siri dirangkum TribunJakarta:

1. Datangi korban bawa kapak

Kasat Reskrim AKBP Rengga Puspo Saputro menuturkan, ND mendatangi korban yang merupakan istri sirinya itu membawa kapak dan racun rumput.

Hal tersebut mengindikasi rencana pembunuhan yang dilakukan buruh bangunan itu telah terencana.

"Pelaku mendatangi korban dengan membawa kapak dan racun rumput," imbuhnya.

BREAKING NEWS Buruh Bangunan Bacok Istri Siri di Taman Cendana Berau, Korban Dibawa ke Rumah Sakit

Setelah bertemu berbicara dengan korban untuk menjelaskan pemasalahan.

"Persoalan yang mereka hadapi," jelasnya.

Panglima Langit Lihat Benih Nonmedis di Tubuh Lina Mantan Istri Sule, Ini Penjelasannya

2. 8 tahun hidup bersama

Dikatakan Kasat Reskrim AKBP Rengga Puspo Saputro, buruh bangunan dan istri telah hidup bersama sekitar 8 tahun.

Meski demikian, mereka belum melaksanakan pernikahan secara sah, melainkan hanya nikah siri.

"Pelaku dan korban telah menikah siri dan itu sudah delapan tahun, Pelaku meminta kepastian kepada korban, namun dalam 7 hari terakhir Korban tak merespon pelaku," imbuhnya.

Merasa sakit hati, buruh bangunan itu mendatangi korban.

Usai Bacok Istri Siri di Berau, Buruh Bangunan Ini Nekat Bunuh Diri dengan Racun Rumput

“Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung diamankan dan pelaku dibawa ke Mapolres Berau bersama barang bukti,” tuturnya.

Akibat perbuatannya pelaku terancam pasal 351 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun kurungan penjara.

Kronologi Lengkap Lina Meninggal Diungkap Polisi, Mantan Istri Sule Jatuh Tengkurap Lepas Mukena

3. Ajak bunuh diri bersama

Saat terlibat cekcok dengan istrinya, buruh bangunan ND berbicara minta mati bareng dengan minum racun atau kapak.

Meski demikian, korban enggan melakukannya.

"Korban tak mau dan pelaku langsung emosi, pelaku mengayunkan kapak ke arah kepala," beber Kasat Reskrim AKBP Rengga Puspo Saputro.

4. Kecewa dengan istri

ND menuturkan, kecewa kepada istri sirinya itu, karena sepekan terakhir korban seakan menjauh.

"Kami baik-baik saja pak, tapi semiggu terkhir, Ia (korban) tal pernah respon saya ditelfon tak diangkat bahkan di sms juga tak dibalas," ucapnya.

Pria paruh baya itu menegaskan tak ada permaslahan lain yang membuat dia gelap mata ingin membunuh istri sirinya itu.

BARANG BUKTI - Seorang <a href='https://www.tribunnews.com/tag/buruh-bangunan' class='blue'>buruh bangunan</a> berinisial ND (61), warga Jalan Pemuda, <a href='https://www.tribunnews.com/tag/kecamatan-tanjung-redeb' class='blue'>Kecamatan Tanjung Redeb</a> Berau berhasil diamankan Satreskrim Polres Berau,

Meski demikian pria yang bekerja sebagai buruh bangunan itu mengaki menyesal dan siap mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Selain itu, Pelaku ND memaparkan, telah berusaha agar dapat menikah secara sah dan telah mengurus ke KUA.

Bacaan Lengkap Doa Pagi Hari Demi Dapat Berkah dan Rezeki

5. Korban dilarikan ke RS

Sebelum membacok sang istri, pelaku sempat terlibat cekcok.

Dari cekcok tersebut warga yang tinggal di Jl Pemuda, Kecamatan Tanjung Redeb itu gelap mata dan membacok istrinya menggunakan kapak.

"Orang ini sempat terlihat cekcok, dan dia seperti telah merencanakan karena membawa kapak," kata seorang warga yang enggan di sebut namanya.

Rencana Lanjut Kuliah? Yuk Simak Bedanya SNMPTN, UTBK SBMPTN, dan Seleksi Mandiri Serta Jadwalnya

Meski terluka, perempuan NA sempat berusaha kabur ke pinggir jalan raya dan meminta pertolongan.

Korban kemudian dilarikan kerumah sakit dengan sejumlah luka bekas bacokan ditubuh.(tribunjakarta/tribunkaltim)

 

Editor: Sanusi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved