Pengantin Baru Tewas di Manado

Hasil Autopsi Suami Istri Tewas di Kos Manado: Akibat Luka Tusukan dan Tak Ditemukan Ada Janin

Polresta Manado mengungkap hasil autopsi sementara, dari pasangan suami istri yang ditemukan tewas di Manado. Baru menikah akhir tahun 2019.

Hasil Autopsi Suami Istri Tewas di Kos Manado: Akibat Luka Tusukan dan Tak Ditemukan Ada Janin
Tribun Manado/Jufry Mantak
Pasutri yang ditemukan tewas mengenaskan di Kosan Enam Puluh Ribu Dibawa ke RS Bhayangkara, Kota Manado 

Menurutnya, handphone tersebut milik kedua korban, 2 handphone milik korban pria, tetapi salah satunya tidak digunakan untuk berkomunikasi.

AKP Tommy mengatakan, pihaknya belum menemukan indikasi pihak ketiga.

"Kalau dilihat dari peristiwa ini belum kita temukan pihak ketiga. Kemungkinan besar ada masalah internal di dalam mereka yang memicu terjadinya peristiwa tersebut," ungkap dia.

Keluarga pasangan suami istri bunuh diri di Komo Luar mendatangi Mapolresta Manado pada Sabtu (11/1/2020) malam.
Keluarga pasangan suami istri bunuh diri di Komo Luar mendatangi Mapolresta Manado pada Sabtu (11/1/2020) malam. (Tribun Manado/Jufry Mantak)

Dugaan Keluarga

Sebelumnya, keluarga korban mengatakan, kedua pasangan suami istri tersebut murni bunuh diri.

Seorang keluarga korban menyebut tak ada permasalahan dalam keluarga mereka.

Sehingga, ia menyampaikan, keluarga menolak autopsi tersebut, karena alasan kasihan terhadap kedua jenazah.

"Tidak ada masalah dalam keluarga mereka. Tapi kami keluarga akan melakukan penolakan autopsi."

"Kami kasihan tubuh mereka yang sudah meninggal, terus akan diautopsi lagi," ujar seorang keluarga korban di lokasi kejadian, Sabtu (11/1/2020), dikutip dari TribunManado.co.id.

Kronologi

Mengutip TribunManado.co.id, AKP Tommy Aruan mengungkapkan, kronologi penemuan mayat suami istri tersebut berawal saat teman korban perempuan mendatangi kos mereka atas perintah bosnya.

Menurutnya, korban seharusnya sudah mulai bekerja pukul 14.00 WITA, tapi belum masuk kerja hingga pukul 16.00 WITA.

Teman korban, Andika Otaya (19), lalu mengintip ke dalam kamar.

Dia melihat bercak darah di dinding kamar pasangan tersebut.

Kemudian, ia bersama penjaga mendobrak pintu kamar korban.

Mereka melihat Kedua korban sudah dalam keadaan tak bernyawa, dan dalam keadaan berlumuran darah.

Kegiatan penyelidikan, akan kita rangkum akan kita analisa dan simpulkan kira-kira peristiwa yang terjadi apa dari saat ini," ujar AKP Tommy Aruan.

(Tribunnews.com/Nuryanti) (TribunManado.co.id/Jufry Mantak/Ade Pamungkas)

Penulis: Nuryanti
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved