Kisah Tukang Bangunan Kesulitan Bayar Biaya Rp 14 Juta, Bayi Lahir Prematur Tertahan di RS 3 Bulan

Kronologi Lengkap Kasus Orangtua di Sumatera Selatan Tak Mampu Lunasi Tagihan Rp 17 Juta, Bayinya Ditahan Rumah Sakit 3 Bulan

Kisah Tukang Bangunan Kesulitan Bayar Biaya Rp 14 Juta, Bayi Lahir Prematur Tertahan di RS 3 Bulan
Istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Kronologi Lengkap Kasus Orangtua di Sumatera Selatan Tak Mampu Lunasi Tagihan Rp 17 Juta, Bayinya Ditahan Rumah Sakit 3 Bulan.

Kesedihan masih dirasakan pasangan suami istri Febrianto (27), dan Yularmi Kurniati (23).

Warga Kelurahan Muaradua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (sumsel) masih belum bisa membawa putra mereka, bayi berjenis kelamin laki-laki bernama Delfa Barqi Abbasy untuk pulang ke rumah. 

Pasalnya ,mereka belum bisa melunasi sisa tagihan biaya persalinan sebesar Rp 17 juta, dari total Rp 30 juta, dari pihak Rumah Sakit (RS) swasta yakni RS Fadhilah.

Alhasil sang anak masih ditahan pihak rumah sakit.

Febrianto alias Febri, ayah bayi, menjelaskan bahwa bayinya sudah 3 bulan ditahan pihak RS Fadhilah.

Sebab ia belum bisa melunasi sisa tunggakan persalinan istrinya yang melahirkan pada September 2019 silam.

BACA SELENGKAPNYA>>>

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved