Siswa SMK di Surabaya Nekat Bunuh Diri, Sempat Tulis Surat Wasiat, Psikolog Beri Tanggapan

Seorang pelajar SMK di Surabaya nekat bunuh diri. Seorang psikolog menyampaikan tanggapan dan sarannya agar kejadian tidak terulang.

Siswa SMK di Surabaya Nekat Bunuh Diri, Sempat Tulis Surat Wasiat, Psikolog Beri Tanggapan
Pixabay
ILUSTRASI - Seorang pelajar SMK di Surabaya nekat bunuh diri. Seorang psikolog menyampaikan tanggapan dan sarannya agar kejadian tidak terulang. 

Selain itu, menurut Maya, jika memiliki teman dengan kondisi psikis yang tertekan, kita dapat mengajaknya melalukan berbagai aktivitas yang menyenangkan.

"Ajak aktivitas yang menyenangkan seperti berolahraga, berkegiatan seni, dan lain-lain," kata Maya.

"Motivasilah anak tersebut untuk mau jujur berbicara tentang perasaannya pada keluarganya," sambung dia.

RH Sering di Rumah Sendirian

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, RH yang ditemukan tewas gantung diri di rumahnya diketahui kerap berada di rumah sendirian.

Di rumah tersebut, RH tinggal bersama kakak perempuannya dan kakak iparnya.

Orangtua dan kakak RH berjualan di wilayah Demak.

Orang tua RH juga jarang pulang kerumah Pacar Keling karena memiliki rumah di Demak, sementara kakak RH kerap pulang malam usai berjualan.

"Di sini sering sendirian," kata salah seorang warga.

Sementara itu, teman sekolah RH sebelumnya sempat dikirim permintaan maaf oleh korban melalui pesan whatsapp.

Tak hanya itu, beberapa hari terakhir sebelum ditemukan tewas gantung diri, RH sempat membuat story status whatsapp foto orang gantung diri.

"Minggu itu saya lihat story whatsapp-nya gambar orang gantung diri," kata teman RH.

Tak hanya temannya, RH juga dikabarkan mengirim sinyal akan bunuh diri kepada keluarganya melalui pesan Whatsapp.

Live Video Call

RH bahkan menghubungi teman sekelasnya berinisia AT melalui sambungan video call whatsapp sambil menunjukkan adegan bunuh dirinya.

Seorang saksi yang merupakan teman sekolah RH mengatakan, dalam sambungan video itu, RH sama sekali tak bersuara.

Menurut temannya, video call whatsapp itu tak berlangsung lama.

"Ya enggak sampai lima menit, itu cepat sekali. Terus teman-teman hubungi whatsappnya sudah tidak aktif. Pas videonya mati posisi korban sudah tergantung," tambahnya.

Teman sekolah yang khawatir kemudian mendatangi rumah korban.

Di sana beberapa temannya mendapati korban sudah ditemukan tewas oleh ayahnya sendiri.

Disclaimer

*Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya adalah Hotline Psychology Mobile RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta 08122551001

(Tribunnews.com/Widyadewi Metta) (Surya.co.id/Firman Rachmanudin)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 'Pelajar SMK Gantung Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Berisi 'Aku Sudah Tak Punya Cita-cita Lagi' 

Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved