Keraton Agung Sejagat

Kronologi Penangkapan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat, Ditemukan Surat Palsu untuk Cari Anggota

Polisi menangkap pemimpin Keraton Agung Sejagat, Totok Santosa (42) dan istrinya Fanni Aminadia (41) alias Dyah Gitarja, pada Selasa (14/1/2020).

Kronologi Penangkapan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat, Ditemukan Surat Palsu untuk Cari Anggota
IST/Facebook via Tribun Jogja
Heboh Keraton Agung Sejagat yang Punya Ratusan Pengikut, Klaim Punya Kekuasaan Dunia 

Awalnya warga sekitar tidak mengetahui dengan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Keraton Agung Sejagat.

Warga hanya tahu bahwa di dalam area rumah yang sekarang disebut sebagai keraton, sering melakukan aktivitas budaya.

Seorang warga bernama Sumarni (53) mengatakan, di dalam area tersebut akan dijadikan museum yang akan mendatangkan wisatawan.

"Akan ada semacam museum, ada berbagai macam kesenian lainnya, sehingga masyarakat sekitar makmur karena ada wisatawan akan datang," ujar Sumarni pada Selasa (14/1/2020).

Sumarni menambahkan, kegiatan di Keraton Agung Sejagat mulai ramai dan didatangi oleh berbagai orang dari luar mulai 14 Agustus 2019 lalu.

Menurutnya, orang-orang berdatangan dengan mengenakan kain-kain tradisional seperti kerajaan.

Ia mengungkapkan, orang-orang itu datang bukan dari Purworejo atau orang asli, melainkan mereka datang dari luar seperti Bantul, Imogiri, dan daerah lainnya.

Menurut Sumarni, acara yang mereka gelar menggunakan upacara ala pengantin Jawa.

Ada tarian gambyong, cucuk lampah hingga prosesi pecah telor.

Ia berujar, warga yang melihat prosesi tersebut menjadi heran dengan kegiatan tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Nuryanti
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved