Kualitas Air Laut di ONWJ Kini Membaik, Nelayan: Tangkapan Ikan Meningkat

“Sekarang pantai juga sudah bersih. Sedangkan di laut, kalau ada sedikit hambatan, itu karena gelombang sedang tinggi,” jelasnya.

Kualitas Air Laut di ONWJ  Kini Membaik, Nelayan: Tangkapan Ikan Meningkat
Istimewa
Upaya maksimal menutup sumur YYA-1 di Laut Utara Jawa, terus dilakukan oleh Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah nelayan di perairan Karawang, yang berdekatan dengan operasional PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (ONWJ) mengaku senang. Pasalnya, kualitas air di perairan tersebut dinilai telah membaik, jauh beda dibandingkan saat sumur YYA-1 mengalami kebocoran.

“Bagus sekali sekarang. Benar-benar pulih airnya. Tangkapan kami juga sudah kembali seperti semula,” kata Gopar, Ketua Rukun Nelayan Pusaka Jaya Utara (PJU) Karawang hari ini.

Gopar saat dihubungi wartawan dari Jakarta, mengatakan, sudah sekitar sebulan kualitas air membaik. Sudah tidak ditemukan ceceran minyak, baik di sepanjang pantai di Karawang maupun perairan. “Sekarang pantai juga sudah bersih. Sedangkan di laut, kalau ada sedikit hambatan, itu karena gelombang sedang tinggi,” jelasnya.

Baca: Edhy Prabowo Tinjau Kesiapan Sarana Penunjang Kegiatan Melaut Nelatan Natuna

Baca: Pemerintah Diminta Lakukan Backdoor Diplomacy Sikapi Masuknya Nelayan China di Natuna

Saat ini, lanjut dia, para nelayan bisa menangkap ikan rata-rata 15 kilogram setiap melaut. Kondisi demikian, sama seperti sebelum sumur Pertamina bocor. “Ketika ada tumpahan minyak, perolehan ikan kami benar-benar turun drastis, bahkan sampai 1-2 kilogram saja,” lanjut dia.

Menurut Gopar, pulihnya kondisi perairan Karawang tidak lepas dari upaya keras Pertamina dalam membersihkan ceceran minyak, termasuk yang terbawa gelombang sampai ke pantai. “Kalau yang di laut, yang menutup sumur, kami tidak tahu. Tetapi kalau yang di pantai, kami melihat sendiri bahwa Pertamina bertanggung jawab mengatasi masalah ini,” jelasnya.

Terkait pulihnya kualitas air di Laut ONWJ, memang dibenarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sebelumnya, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK, MR Karliansyah mengatakan, berdasarkan hasil kajian KLHK dan Institut Pertanian Bogor (IPB), air laut di daerah operasi PHE ONWJ sudah memenuhi baku mutu.

Baca: Pengakuan Naela saat Ajak Teman Kecannya Janjian di Kamar Hotel

Baca: Korban Diajak Wanita Cantik di Medsos untuk Mesum di Hotel, Setelah Itu Dirampok Komplotannya

“Untuk air laut berdasarkan hasil kajian KLHK dan IPB sudah memenuhi baku mutu sesuai Kepmen 51 tahun 2004. Sementara untuk wilayah pesisir, pihak ONWJ sudah mengajukan proposal upaya pemulihannya,” kata Karliansyah.

Karliansyah menambahkan meski kualitas air laut sudah tidak bermasalah namun untuk lahan/pasir pantai yang terkontaminasi sedang diteliti kualitasnya. (*)

Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved