Breaking News:

Rekonstruksi Pembunuhan Hakim PN Medan, Para Tersangka Sempat Berdebat Usai Eksekusi

"Di sini ada perdebatan karena tidak sesuai dengan rencana awal," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin

Tribun Medan/Maurits Pardosi
Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin saat hadir pada rekonstruksi pembunuhan hakim Jamaluddin yang menghadirkan Zuraida Hanum, Kamis (16/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Aparat kepolisian telah melakukan rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin (55).

Dari rekonstruksi yang menghadirkan para tersangka itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin menyebut Zuraida Hanum (ZH/41) Jeffry Pratama (JP/42) dan Reza Fahlevi (RF/29) sempat berdebat di kamar usai eksekusi. 

Baca: Zuraida Hanum Minta 2 Eksekutor Pembunuh Hakim Jamaluddin Tak Menghubunginya Selama 5 Bulan

"Rangkaian ini semua berakhir pada jam 04.00 WIB tanggal 29 November 2019. Di sini ada perdebatan karena tidak sesuai dengan rencana awal. Karena diskenariokan pelaku, korban meninggal karena serangan jantung. Itu jam 01.00 WIB tanggal 29," katanya, Kamis (16/1/2020).  

Dikatakannya, para tersangka terkejut karena ada lebam-lebam merah pada wajah korban.

Hal tersebut tidak mereka duga sebelumnya karena kuatnya saat membekap korban.

"Maka ada meninggalkan jejak dan ini tidak diizinkan istri korban karena pasti polisi menuduhnya sebagai pelaku, dan bukan serangan jantung," katanya. 

Dijelaskannya, setelah berdebat, akhirnya disepakati untuk membuang jenazah korban.

Dikatakannya, saat itu istri korban berkeras untuk membawa korban dan membuangnya ke arah perkebunan yang ada di kawasan Kutalimbaru.   

Martuani menambahkan, yang menarik dari sini bahwa istri tersangka memberikan peringatan kepada JP dan RF, jangan pernah menghubunginya dalam tempo empat sampai lima bulan hingga semua dinyatakan aman. 

"Ini menarik sehingga dugaan kita pasal yang kita tuduhkan akan menjadi kasus pembunuhan berencana," katanya. 

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved