Cerita di Balik Penemuan Terowongan Kuno di Klaten: Warga Bawa Senapan hingga Panggil Pawang Ular

Ada cerita unik di balik penggalian terowongan kuno yang ditemukan oleh warga Dukuh Cokro Kembang, Desa Daleman, Kabupaten Klaten.

Cerita di Balik Penemuan Terowongan Kuno di Klaten: Warga Bawa Senapan hingga Panggil Pawang Ular
TRIBUNSOLO.COM/MARDON WIDIYANTO
Seorang warga setempat, Danang, menerangkan proses penggalian terowongan kuno yang ditemukan di Dukuh Cokro Kembang, Desa Daleman, Kabupaten Klaten, Kamis (16/1/2020). 

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto

TRIBUNNEWS.COM, KLATEN - Ada cerita unik di balik penggalian terowongan kuno yang ditemukan oleh warga Dukuh Cokro Kembang, Desa Daleman, Kabupaten Klaten.

Seorang warga setempat, Danang (53), menceritakan soal proses penggalian terowongan kuno tersebut.

Pada 25 November 2019, Danang beserta rekannya, Wawan mencoba memasuki terowongan.

Terowongan memiliki jalan yang sempit dan berlumpur.

"Ruang terowongan tersebut, sebelum digali tersebut awalnya sempit karena tertutup dengan sedimentasi lumpur," ucap Danang kepada TribunSolo.com, Kamis (16/1/2020).

"Saya dan rekan saya, Wawan, harus merayap sejauh 17 meter," tambah Danang.

Seminggu kemudian, Danang beserta warga lainnya bersama-sama bergotong-royong menggali terowongan tersebut dengan peralatan manual.

Selain membawa alat galian manual, dia juga membawa seluruh peralatan lain seperti alat pemadam, lampu, hingga membawa senapan.

Hal tersebut dikarenakan untuk alasan keamanan dan berjaga-jaga jika ada hewan liar yang menyerang warga.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Noorchasanah A
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved