Muncikari Online Jual Pelajar Rp 500.000 untuk Sekali Kencan

Tiga muncikari prostitusi online di Padang, yang menjual dua anak di bawah umur memasang tarif Rp 500.000 untuk sekali kencan.

Muncikari Online Jual Pelajar Rp 500.000 untuk Sekali Kencan
KOMPAS.COM/PERDANA PUTRA
Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan didampingi Kasat Reskrim AKP Edriyan Wiguna memberikan keterangan pers usai penangkapan muncikari online, Kamis (16/1/2020)(KOMPAS.COM/PERDANA PUTRA) 

TRIBUNNEWS.COM, PADANG - Tiga muncikari prostitusi online di Padang, Sumatera Barat, yang menjual dua anak di bawah umur memasang tarif Rp 500.000 untuk sekali kencan.

Jika pelanggan setuju, muncikari tersebut akan membawa pekerja seks komersial yang masih pelajar itu ke lokasi yang telah disepakati.

"Dipatok harga Rp 500.000 untuk sekali kencan. Jika setuju, mereka akan membawa ke tempat hotel yang telah disepakati," kata Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan yang dihubungi Kompas.com, Jumat (17/1/2020).

Baca: 3 Tersangka Diamankan Terkait Prostitusi Online via MiChat di Padang, Dua Diantaranya di Bawah Umur

Yulmar menyebutkan, uang hasil jasa tersebut dibelikan untuk kebutuhan sehari-hari seperti beli celana dan baju, bensin mobil, paket data dan juga narkoba.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap tiga muncikari yang terlibat dalam prostitusi online di Padang, Sumatera Barat.

Mereka memperdagangkan dua anak di bawah umur yang masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Ironisnya, dua muncikari yakni pria AP (16) dan wanita AS (16) juga masih di bawah umur. Sedangkan, satu orang lainnya, FB (33) bekerja sebagai karyawan swasta.

Tiga muncikari online ini diringkus saat berada di kawasan GOR Haji Agus Salim Padang. Sedangkan dua orang korban ditemukan di sebuah hotel.

Kejadian berawal dari adanya laporan dari keluarga YM yang menyatakan telah menghilang sejak 1 Januari 2020.

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata YM (15) dan temannya AY (15) dibujuk rayu oleh tersangka untuk dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK).

Modusnya pelaku memajang foto korban di aplikasi online Michat dan menawarkan kepada pelanggan.

Setelah ada kesepakatan, korban dibawa ke hotel untuk melayani pelanggannya.

Atas perbuatannya, ketiga muncikari tersebut dijerat dengan Undang-Undang RI Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Muncikari Online yang Ditangkap di Padang Jual Pelajar Rp 500.000 Sekali Kencan"

Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved