Breaking News:

Salon Plus-plus Bertarif Rp 150 Ribu Digrebek, Satu Terapis Tertangkap Basah Lagi Melayani Pelanggan

Polres Kediri Kota berhasil mengungkap kasus prostitusi berkedok salon yang menawarkan jasa layanan seksual bertarif Rp 150 Ribu.

Tribunnews.com/Polda Metro Jaya
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Polres Kediri Kota berhasil mengungkap kasus prostitusi berkedok salon yang menawarkan jasa layanan seksual bertarif Rp 150 Ribu.

Layanan salon plus-plus ini berhasil diungkap setelah polisi melakukan penggrebekan di Salon D Fresh Refleksiologi di Jl Sersan Harun, Kota Kediri, Jumat (17/1/2020).

Dalam penggrebekan tersebut, polisi menemukan seorang wanita yang tengah memberikan layanan pijat plus di salah satu kamar.

"Petugas Satreskrim telah melakukan pemeriksaan. Saat digrebek ditemukan satu pelanggan dan satu terapis yang melakukan perbuatan cabul," ungkap AKBP Miko Indrayana kepada awak media, Jumat (17/1/2020).

Salon pijat refleksiologi ini menawarkan tiga paket pijat plus-plus kepada pengguna jasa.

"Paketnya A, B dan C. Tarifnya kisaran Rp 150.000 sampai Rp 250.000, masing-masing paket dapat tawaran kegiatan seksual," jelasnya.

 

Dari hasil pemeriksaan petugas kegiatan prostitusi berkedok salon ini telah berlangsung sekitar 5 bulan terakhir. Setelah buka praktik selama 5 bulan baru kedoknya terungkap.

Petugas telah menetapkan satu orang tersangka kasus prostitusi berkedok salon pijat refleksiologi atas nama EPW (23) selaku pemilik dan pengelola salon pijat.

Petugas masih belum melakukan upaya penahanan, namun yang bersangkutan harus wajib lapor di Polres Kediri Kota.

"Karena kondisi tersangka saat ini sedang hamil, kita harus menghormati dan menjaga janin tersangka," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved