Pekerja Kebersihan dan Seorang Siswa Cabuli Bocah 5 Tahun, Modusnya Main Kawin-kawinan

Setelah mencabuli korban para pelaku pergi meninggalkan korban, hingga korban tiba di rumah dan langsung menceritakan peristiwa itu kepada orangtuanya

Pekerja Kebersihan dan Seorang Siswa Cabuli Bocah 5 Tahun, Modusnya Main Kawin-kawinan
Tribun Sumsel/Nando Zein
Tim Macan Komering Polsek Lempuing kembali meringkus pelaku yang tega melakukan tindak kekerasan seksual terhadap perempuan di bawah umur di wilayah hukum Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada Sabtu (18/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, KAYUAGUNG - Tim Macan Komering Polsek Lempuing kembali meringkus pelaku yang tega melakukan tindak kekerasan seksual terhadap perempuan di bawah umur di wilayah hukum Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada Sabtu (18/1/2020).

Kali ini pelaku MW (24) diketahui merupakan seorang pekerja kebersihan yang ada di Kecamatan Lempuing, sedangkan rekannya MR (14) salah seorang siswa.

Bukannya menjaga dan melindungi kaum hawa justru para pelaku nekat berbuat cabul, bahkan korban yang berusia lima tahun dan masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kabag Humas Polres OKI, AKP Iryansyah menyatakan penangkapan terhadap pelaku setelah anggota Polsek Lempuing mendapat laporan dari ibu korban yang tercatat sebagai warga Kecamatan Lempuing OKI.

Baca: Iming-imingi Bakal Angkat Sebagai Anak dan Beri HP, Pria Ini Cabuli Anak di Bawah Umur

Baca: Diduga Cabuli Sembilan Bocah Laki-laki di Bawah Umur, Pria di Bengkulu Ditangkap Polisi

"Ibu korban mendatangi Polsek Lempuing untuk melaporkan kejadian yang sudah menimpa putrinya, dari laporan itu anggota terlebih dulu melakukan penyelidikan dan penyelidikan secara intensif dengan meminta keterangan saksi-saksi untuk memenuhi bukti permulaan," ungkapnya, Minggu (19/1/2020).

Dijelaskan Iryansyah, peristiwa ini terjadi pada 11 Januari sekira pukul 11.30 WIB, dimana tempat kejadian perkara masih berada di sekitaran lokasi.

"Kala itu, MW dan MR mengajak korban main kawin-kawinan di dalam kelas yang masih berada di sekitar sekolah," ujarnya.

Dikatakan Iryansyah, para pelaku lantas mencabuli korban.

"Para pelaku mulai melakukan aksinya bejatnya kepada korban secara bergantian," jelasnya.

Setelahmencabuli korban para pelaku pergi meninggalkan korban, hingga korban tiba di rumah dan angsung menceritakan peristiwa itu kepada orang tuanya.

Baca: Dua Residivis Pelaku Curas Asal OKI Ditembak

Baca: Warga Cengal Ini Divonis Lepas karena Membela Bapaknya yang akan Ditembak Korban

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved