Bus Terguling di Ciater

Dede Purnama Sosok Pekerja Keras Sejak Masih SMP, Pernah Jualan Es dan Kantong Plastik

Saat masih sekolah, almarhum Dede Purnama pernah berjualan es dan kantong plastik di pasar.

Dede Purnama Sosok Pekerja Keras Sejak Masih SMP, Pernah Jualan Es dan Kantong Plastik
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Almarhum Dede Purnama (41) korban kecelakaan maut asal Kampung Cikuda, RT 35/16, Desa Bojongnangka, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor dimakamkan, Minggu (19/1/2020) pagi. 

"Dia orangnya pekerja keras, sekolah dia sambil manggul termos jualan es, pulang sekolah ke Cibinong jualan plastik, orangnya pekerja keras pegang apa aja mau," kata Risa (63) ibunda Dede Purnama.

Ibunda sopir bus yang mengalami kecelakaan maut di Ciater, Subang, Risa (63) meminta maaf kepada semua penumpang bus pariwisata yang jadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Ibunda sopir bus yang mengalami kecelakaan maut di Ciater, Subang, Risa (63) meminta maaf kepada semua penumpang bus pariwisata yang jadi korban dalam kecelakaan tersebut. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Selain itu, kata dia, almarhum Dede Purnama merupakan tulang punggung keluarga yang selama ini membiayai 6 orang anaknya beserta seorang istri dengan penghasilan sebagai sopir bus pariwisata.

Dede Purnama tertarik menjadi sopir bus lantaran mengikuti jejak ayahnya.

Di kampung halamannya, Dede dikenal sebagai keluarga yang hampir semuanya berprofesi sebagai sopir bus pariwisata.

"Udah lulus SMP dia mulai ikut jadi kernet, kan bapaknya sopir bus, dia ngikut-ngikut, bapaknya dulu narik bus juga. Udah 10 tahun lebih dia nyupir," kata sang ibunda kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (19/1/2020).

Diduga Rem Blong

Dirgakum Korlantas Polri, Brigjen Pol Kushariyanto mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal pihaknya tidak menemukan bekas rem sama sekali di jalan atau di sekitar lokasi kejadian tersebut.

"Dugaan sementara tidak ada upaya pengereman (dari sopir), jadi kemungkinan remnya blong," ujar Brigjen Pol Kushariyanto saat ditemui di lokasi kejadian mengutip Tribun Jabar.

Menurutnya, sopir bus tersebut sudah terbiasa melewati jalan yang cukup curam dan berkelok ini, sehingga sopir dipastikan sudah hafal betul kontur jalan di Turunan Palasari ini.

"Nah ini, jadi ada apa dengan sopir, biar nanti proses penyelidikan lebih lanjut yang akan mengungkap kasus kecelakaan ini," katanya.

Bus terguling di Ciater Subang
Bus terguling di Ciater Subang (Kolase TribunnewsWiki/Tribunnews.com/Kompas.com)
Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved