Fakta Kasus Penusukan Berujung Maut di Belitung, Pelaku Sakit Hati Gara-gara Utang Diumbar

Dihimpun Tribunnews.com dari Pos Belitung, berikut fakta seputar kasus penusukan berujung maut yang terjadi di Kabupaten Belitung.

Fakta Kasus Penusukan Berujung Maut di Belitung, Pelaku Sakit Hati Gara-gara Utang Diumbar
indosurflife.com
Ilustrasi. 

Namun, pelaku kemudian kembali menusuk korban dan mengenai perut kanan belakang.

Pelaku kemudian meninggalkan korban dan pulang ke rumahnya.

"Dia (korban) sempat teriak, mak ada orang ini. Setelah aku dorong, aku langsung pulang ganti baju," imbuh pelaku.

Kapolsek Membalong, Iptu M Tommy mengatakan kasus ini murni dilatarbelakangi masalah pribadi.

"Intinya pelaku ini kepergok karena ada teriakan anak korban. Artinya ini masalah pribadi tidak ada unsur sara dan lainnya," tutur Kapolsek Membalong Iptu M Tommy kepada posbelitung.co, Senin (20/1/2020).

Sebelum melaksanakan aksinya, pelaku sempat mabuk.

"Memang malam itu pelaku dalam kondisi mabuk. Setelah pulang melihat pintu rumah korban terbuka, akhirnya pelaku balik lagi," tambahnya.

2. Motif pelaku

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, motif pelaku menusuk korban lantaran sakit hati.

Pelaku Mariadi merasa sakit hati pada ibu korban yang telah mengumbar bahwa dirinya memiliki utang setengah liter bensin.

Halaman
1234
Penulis: Fathul Amanah
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved