Jembatan Gantung Cawang di Kaur Bengkulu Putus Diterjang Banjir, 7 Orang Meninggal, Ini Daftarnya

Korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu bertambah menjadi 7 orang

Jembatan Gantung Cawang di Kaur Bengkulu Putus Diterjang Banjir, 7 Orang Meninggal, Ini Daftarnya
bnpb.go.id
Jembatan Gantung Cawang Kabupaten Kaur Bengkulu Putus 

TRIBUNNEWS.COM - Korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu bertambah menjadi 7 orang.

Selain itu, tiga orang dinyatakan hilang.

Dikutip dari laman Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB),bnpb.g.id, banjir bandang menerjang wilayah Desa Manau Sembilan II pukul 15.00 WIB, Minggu (19/1/2020). 

Akibat banjir ini, Jembatan Gantung Cawang yang sedang dinaiki puluhan orang putus. 

Menurut laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, banjir bandang tersebut dipicu oleh faktor cuaca yang buruk dan intensitas hujan tinggi sehingga menyebabkan banjir.

Perkembangan terkini berdasarkan data BPBD Kabupaten Kaur, pagi ini mencatat sudah ditemukan 3 orang dalam kondisi meninggal dunia.

Total korban meninggal dunia (MD) berjumlah 7 orang, sedangkan tiga lainnya masih belum ditemukan dan 17 orang selamat. 

Berikut ini nama-nama korban MD pada insiden tersebut:

Korban Meninggal Dunia

1. Emilia binti minut, desa Manau 9 II

Halaman
123
Penulis: Daryono
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved