Pelaut Asal Sulsel Meninggal Dan Dibuang ke Laut di Samudera Pasifik, Ini Alasannya

Pada 27 Desember 2019 pukul 13.30 waktu setempat, Alfatah dipindahkan ke Kapal Long Xing 802 yang akan berlabuh di Samoa

Pelaut Asal Sulsel Meninggal Dan Dibuang ke Laut di Samudera Pasifik, Ini Alasannya
handover
Pelaut asal Enrekang, Alfatah, dilaporkan meninggal di atas kapal dan jenazahnya dibuang di laut. 

Khairil mengatakan, pihak keluarga telah menerima informasi resmi dari kementerian terkait kejadian yang menimpa sepupunya tersebut.

"Iye kak, jelas'mi itu infonya. Dia betul (Alm Alfatah), bahkan kemarin sudah salat jenazah di kampung," ujarnya.

Jika meninggal di atas kapalnya dan dikhawatirkan berdampak ke kru lain, resiko terburuk diambil.

Pelaut Tewas Gantung Diri

Berita lain, Jenazah pekerja kapal pesiar asal Bali Komang Sutrisna Putra (26) rencananya akan diaben pada 27 Desember 2019 mendatang.

Hal itu diketahui setelah Tribun Bali menemui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnaker ESDM) Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda.

"Rencananya akan diaben pada tanggal 27 (Desember 2019). Jadi tanggal itu kalau tidak salah ngaben langsung," kata Arda di kantornya, Senin (23/12/2019)

Informasi tersebut Arda dapatkan ketika ikut langsung mengantarkan jenazah ke rumah duka di Banjar Sirang, Desa Pakraman Macang, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali kemarin.

Pihaknya mengaku memfasilitasi pemulangan jenazah dari Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai setelah berkoodinasi dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok.

"Kita H-1 sudah diberi tahu oleh KBRI jadwal pemulangannya, pesawat yang digunakan termasuk tibanya (di bandara) jam berapa," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved