Pelaut Asal Sulsel Meninggal Dan Dibuang ke Laut di Samudera Pasifik, Ini Alasannya

Pada 27 Desember 2019 pukul 13.30 waktu setempat, Alfatah dipindahkan ke Kapal Long Xing 802 yang akan berlabuh di Samoa

Pelaut Asal Sulsel Meninggal Dan Dibuang ke Laut di Samudera Pasifik, Ini Alasannya
handover
Pelaut asal Enrekang, Alfatah, dilaporkan meninggal di atas kapal dan jenazahnya dibuang di laut. 

Pihaknya mengantar jenazah tidak sendirian, melainkan juga ikut bersama Kepala Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Denpasar dan juga Disnaker Karangasem beserta agen yang memberangkatkan.

Setelah jenazah tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, jenazah langsung diberangkatkan pukul 15.55 Wita dan tiba di rumah duka sekitar pukul 17.30 Wita.

Diinformasikan Anggota DPRD Bali

Arda mengatakan, dirinya pertama kali mengetahui adanya PMI yang meninggal setelah mendapatkan informasi dari anggota DPRD Bali, Grace Anastasia Surya Widjaja pada Kamis lalu.

Setelah beberapa jam berlalu, akhirnya Arda ditelpon oleh I Nengah Yasa Adi Susanto selaku agen pengirim yang bersangkutan ketika berangkat pertama kali.

"Sebenarnya Pak Adi itu kan penyaluran pas dia berangkat pertama. Sekarang dia kan berangkat mandiri. Pertama kali berangkat Pak Adi ini yang memfasilitasi sehingga tahu persis dia. Pas mau berangkat dia juga yang ngetes," tutur Arda.

Mendapatkan kabar tersebut, Arda langsung mengumpulkan beberapa pihak terkait guna mengatasi masalah ini.

Beberapa pihak terkait yang dikumpulkan Arda seperti Kepala BP3TKI, Kepala Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI), agen penyalur hingga pihak keluarga.

Arda bersama beberapa pihak terkait langsung membagi tugas sesuai dengan kewenangan masing-masing instansi.

Selain itu, keluarga juga diingatkan untuk tidak mudah menerima kabar burung yang belum dapat dikonfirmasi.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved