Fakta Baru Terungkap Saat Rekontruksi Pembunuhan Bocah Usia 9 Tahun oleh Orangtua di Kubu Raya

Setelah melakukan pemukulan berulang kali, ibu korban memeriksa korban yang saat itu belum tewas.

Fakta Baru Terungkap Saat Rekontruksi Pembunuhan Bocah Usia 9 Tahun oleh Orangtua di Kubu Raya
Tribunpontianak.co.id/Rivaldi Ade Musliadi
Rekonstruksi Penganiayaan Anak Oleh Orangtua, Sang Ibu Memukul Anak Berulang Kali Gunakan Sapu, Kamis (23/1/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Septi Dwisabrina


TRIBUNNEWS.COM, KUBURAYA
- Kasus penganiayaan sehingga mengakibatkan Axcelle Raditya Ramadhan (9) meninggal dunia yang dilakukan oleh kedua orangtua, di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar).

Kedua tersangka yakni orangtua korban adalah Rita ibu korban, dan Riono ayah korban.

Fakta baru pun terungkap dalam reka adegan yang diperagakan oleh orangtua korban di Halaman Mapolres Kubu Raya, Kamis (23/1/2020).

Dalam adegan tersebut, sang ibu memukul korban dengan gagang sapu sebanyak lebih 3 kali dengan posisi korban tersungkur di lantai.

Ibu korban melakukan pemukulan terhadap korban di ruang tamu rumahnya.

Setelah melakukan pemukulan berulang kali, ibu korban memeriksa korban yang saat itu belum tewas.

Baca: Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penganiayaan Wartawan di Aceh Barat

Baca: Rizki Lumpuh Tak berdaya dan Banyak Bekas Luka, Orang Tua Mengaku Hanya Mencubit

Atas kasus tersebut, Polres Kubu Raya kemudian menetapkan ibu kandung dan ayah tiri dari Axcelle Raditya Ramadhan (9) sebagai tersangka kasus pengaaniayaan hingga menghilangkan nyawa anaknya, Kamis (9/1/2020).

Kasus penganiayaan hingga berujung kematian menimpa Axcelle Raditya Ramadhan (9) di Komplek Star Bornoe Regency 8 RT 021 RW 006 Blok F, Pal 9, Sungai Kakap, Kubu Raya.

Bocah kelas 3 sekolah dasar itu dinyatakan meninggal, Selasa (7/1/2020) akhirnya menemui tutik terang.

Halaman
1234
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved