Siswa Pembunuh Begal Akhirnya Divonis Setahun, Tetap Sekolah Tapi Dibina Seperti Santri

Kasus pelajar bunuh begal demi bela diri dan jaga kehormatan pacar, sang siswa divonis setahun dibina seperti santri.

Siswa Pembunuh Begal Akhirnya Divonis Setahun, Tetap Sekolah Tapi Dibina Seperti Santri
Tribunjatim.com/Erwin Wicaksono
Remaja pembunuh begal, ZA mendapat keputusan sidang. Pelajar SMA itu diputuskan majelis hakim agar dikirim ke LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) di Dairul Aitam Wajak selama satu tahun. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus pelajar bunuh begal demi bela diri dan jaga kehormatan pacar, sang siswa divonis setahun dibina seperti santri.

Remaja pembunuh begal berinisial ZA bakal mendapat pembinaan pendidikan dan ilmu agama di LKSA Dairul Aitam.

Pusat pendidikan tersebut yerletak di Jalan Raya Klakah RT 1 RW 1 Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Pelajar yang kini masih duduk di bangku SMA itu akan dibina layaknya seorang santri pondok pesantren.

PK Madya Bapas Malang, Indung Budianto menjelaskan, selama di LKSA Dairul Aitam, ZA akan dibina layaknya santri.

LKSA Dairul Aitam dipilih sebagai lokasi ZA akan dibina karena sudah melakukan MoU dengan Bapas Malang dan sesuai prosedur Sistem Peradilan Pidana Anak.

BACA SELENGKAPNYA>>>

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved