Breaking News:

Viral Ibu Ikat Kaki Anak tergantung di Jendela di Aceh, Ini Alasannya Berbuat Demikian

Polsek Kuta Alam Banda Aceh dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh

Serambinews.com
Petugas Babinsa dan Bhabinkamtibmas Polsek Kuta Alam berbicara dengan NH yang ditemani dua anaknya, termasuk AA (8 tahun) saat berada di Mapolsek Kuta Alam, Kamis (22/1/2020) dini hari. 

Lalu mulai mencuat di tingkat gampong pada 13 Januari 2020.

Sejak saat itu, mulai ditangani penyelesaiannya dengan ikut melibatkan P2TP2A Kota Banda Aceh.

“Hal yang kami sayangkan, dari perangkat gampong tidak menginformasikan sama sekali kejadian ini ke kami dari kepolisian, serta penyelesaian di tingkat gampong yang sedang mereka gagas,” kata Iptu Dizha.

Sehingga pada saat video dugaan kekerasan itu viral pada Rabu (22/1/2020), baru menjadi masalah.

Meski, katanya, upaya penyelesaian itu sedang dirintis dan diselesaikan di tingkat gampong.

Karena itu, kata Iptu Dizha kalau ada kejadian apa pun ke depan yang terjadi di gampong, hendaknya dikoordinasikan dengan pihak Kepolisian.

Dari keterangan NH, yang mengikat kaki anaknya dengan kondisi tergantung di dalam kamar kosnya di Gampong Beurawe, karena kesal saat anaknya pulang dari sekolah.

Tapi pergi ke rumah teman seusianya, tanpa memberitahu guru dan dirinya.

Sehingga NH, mengaku lelah mencari dan mengkhawatirkan terjadi apa-apa dengan anaknya.

Dari rasa kekesalan itulah menurut pengakuan NH kepada petugas, dirinya hanya ingin memberi pelajaran pada anaknya itu.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved