Mayat Mengapung di Tambak Garam Pamekasan Ternyata Warga Kecamatan Larangan

AKP Nining Dyah juga memastikan tidak ditemukan bekas kekerasan atau pun luka di tubuh jenazah setelah dilakukan identifikasi

Mayat Mengapung di Tambak Garam Pamekasan Ternyata Warga Kecamatan Larangan
ISTIMEWA/Humas Polres Pamekasan
Hasil identifikasi mayat yang ditemukan mengambang di lokasi tambak garam yang berada di Dusun Pandan, Desa Pandan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Jumat (24/1/2020) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNNEWS.COM, PAMEKASAN -  Sesosok mayat yang mengambang  di  tambak  garam Pamekasan berhasil diidentifikasi. 

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Andri Setya Putra, melalui Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah mengatakan, berdasar hasil lidik dan hasil perbandingan sidik jari jenazah setelah dicocokkan antara data di KTP dengan alat Inafis Portabel System, identitas mayat tersebut atas nama Tonya.

Mayat tersebut adalah perempuan berusia 67 tahun, warga Dusun Kobarung, Desa Grujugan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.

Selain itu, AKP Nining Dyah juga memastikan tidak ditemukan bekas kekerasan atau pun luka di tubuh jenazah setelah dilakukan identifikasi.

Saat ini, kata dia, keluarga jenazah sudah dihubungi dan telah dikoordinasi oleh Kapolsek Galis.

"Untuk proses penanganan dan pengamanan serta tindak lanjut guna dilakukan autopsi mayat, kami mendatangkan keluarga korban," katanya kepada TribunJatim.com.

Baca: Penemuan Mayat Tanpa Busana di Tambak Garam, Seorang Warga Mengaku Mirip Dengan Ibunya

Baca: Sumur Bor Air Warga Pamekasan Keluarkan Api : Antisipasi Kebakaran, Bangunan Didekatnya Dibongkar

Baca: Pamflet Nikah Bareng Gratis di Madura Jadi Viral di Sosial Media, Polisi Ungkap Fakta di Baliknya

Lebih lanjut, AKP Nining Dyah juga mengutarakan, saat ini ciri-ciri jenazah sudah dapat diketahui setelah usai dilakukan proses identifikasi yakni rambut hitam, ikal dan pendek di atas bahu.

"Saat ini jenazah ada di kamar mayat, dan akan dibawa keluarganya untuk dikebumikan," pungkasnya.

Mayat tersebut sebelumnya ditemukan di tambak garam yang berada di  Dusun  Pandan, Desa Pandan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Kamis (23/1/2020) sekitar pukul 19.00 WIB malam.

Karena sudah terlalu lama mengapung di tambak garam tersebut, kondisi mayat nyaris hancur dan bagian depan tubuhnya melepuh. Kondisi ini sempat mempersulit proses identifikasi.

Namun kini, Polres Pamekasan telah berhasil mengungkap identifikasi dari mayat mengapung tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul TERUNGKAP Identitas Mayat Mengapung di Tambak Garam Pamekasan: Nenek Asal Kecamatan Larangan

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved