Berita Viral

Soal Video Ibu Gantung Anak dengan Kaki di Atas, Psikolog: Jangan Beri Hukuman Fisik pada Anak!

Psikolog menanggapi kasus seorang ibu yang menghukum anaknya dengan menggantung kaki di atas. Ia sarankan orang tua untuk tidak memberi hukuman fisik.

Soal Video Ibu Gantung Anak dengan Kaki di Atas, Psikolog: Jangan Beri Hukuman Fisik pada Anak!
Instagram @terciduk.aceh
Viral video yang menampakkan seorang anak digantung dengan posisi kaki di atas. Psikolog sarankan orang tua untuk tidak memberi hukuman fisik ada anak. 

Terlebih, Irma menuturkan, apabila tidak ada anggota keluarga yang dapat membantu mendampingi ibu tersebut, peran ahli dapat membantu secara psikologis.

"Kalau misalnya ibu ini tidak punya support group atau misalnya orang yang bisa membantu, dengan mereka yang expert, ibu akan lebih terbantu secara psikologis juga," tutur Irma.

"Kemudian ketika dia sehat, bisa take care dirinya sendiri secara mental dan dia akan jauh lebih siap mengasuh anak-anaknya," sambung dia.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan P2TP2 yang disampaikan Kapolsek, ibu tersebut merupakan single parent yang memiliki dua orang anak.

Miftahuda juga menyampaikan, sang ibu mengalami traumatik.

"Ibu ini pun dari keterangannya itu spontanitas memberi hukuman pada anaknya," tutur Miftahuda dalam wawancaranya yang ditayangkan di kanal Youtube Talk Show TV One, Jumat (24/1/2020).

Lebih lanjut Kapolsek menerangkan, kejadian tersebut bermula saat sang ibu menjemput putranya yang berusia 8 tahun itu di sekolah.

Ibu tersebut tidak mendapati anaknya di sekolah karena sang anak rupanya berada di rumah temannya.

Lantas, ia pun memarahi dan menghukum anaknya.

Saat anak itu diikat, menurut Miftahuda, ibunya bertanya apakah ia sudah makan.

"Anaknya bilang belum makan, lalu ibunya pergi keluar beli makan," terang Miftahuda.

"Ketika kembali, ikatannya sudah dilepas dan (kejadian itu) sudah direkam tetangganya," sambungnya.

Namun sepekan kemudian, secara mengejutkan, video itu muncul di media sosial Instagram.

Pihak kepolisian pun turun tangan memproses beredarnya video kasus tersebut.

(Tribunnews.com/Widyadewi Metta) (Kompas.com/Kontributor Banda Aceh, Daspriani Y Zamzami)

Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: bunga pradipta p
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved