Virus Corona

Uang Beasiswa Baru Cair Bulan Maret, Mahasiswi asal Sampang Ini Tidak Punya Ongkos Pulang dari Cina

Lili pun mengaku berkeinginan segera pulang ke kampung halamannya karena saat ini keadaan logistik dan masker telah menipis di tempatnya

Uang Beasiswa Baru Cair Bulan Maret, Mahasiswi asal Sampang Ini Tidak Punya Ongkos Pulang dari Cina
istimewa
Laili Nadhifatul Fikriya warga Desa Rapa Laok Kecamatan Omben kabupaten Sampang, mahasiswa S2 di International Shandong University Jurusan International Relation. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Syahputra

TRIBUNNEWS.COM, SAMPANG – Wabah virus Corona ternyata dirasakan warga Kabupaten Sampang, Madura. 

Laili Nadhifatul Fikriya, warga Desa Rapa Laok, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang ini kini terjebak di Negara China akibat mewabahnya virus Corona.

Laili merupakan mahasiswa yang berkuliah S2 di International Shandong University Jurusan International Relation.

Saat dihubungi melalui selulernya, perempuan berkulit sawo matang itu mengatakan dirinya khawatir terserang virus Corona.

Virus tersebut saat ini masih terus menyebar dengan cepat ke sejumlah kota di China.

Baca: Mahasiswi Akper di Palembang Tertangkap Basah Ngamar dengan Anak SMA

Baca: Tak Hanya Dicintai Pria Tulen, Transgender Stasya Ternyata Kuliah Dokter di Rusia Lewat Beasiswa

Baca: Mahasiswi dan Ibunya Nekat Melawan Perampok Bersenjata Tajam, Perampoknya Minta Ampun

Lili pun mengaku berkeinginan segera pulang ke kampung halamannya di Sumenep, Madura, karena saat ini keadaan logistik dan masker telah menipis di tempatnya.

“Selain itu kondisinya saat ini juga sudah banyak kota yang telah di lockdown sehingga tidak bisa keluar,” ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (28/1/2020).

Perempuan yang bertempat tinggal di Provinsi Shandong tepatnya di Kota Qingdao mengungkapkan, saat ini dirinya mengalami keterbatasan biaya, sehingga tidak bisa membeli tiket untuk pulang.

“Karena memang dari awal tidak ada rencana untuk pulang serta tapi kondisi yang mengharuskan kembali ke Tanah Air sehingga biaya tidak disediakan,” ucap Laili Nadhifatul Fikriya.

Sementara beasiswa kuliah baru cair di bulan Maret sehingga Laili Nadhifatul Fikriya berharap ada bantuan biaya transportasi dari Pemerintah Sampang.

“Kondisi seperti ini di luar prediksi kita mas, untuk biaya tiket pesawat pulang itu yang menjadi kendala,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Mahasiswa S2 Shandong University China Ingin Pulang ke Madura: Takut Virus Corona, Tak Punya Ongkos

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved