BNPB Sebut Banjir Bandang di Desa Sempol Bondowoso karena Kebakaran Hutan, Ini Faktanya

Diberitakan sebelumnya, banjir bandang menerjang Desa Sempol pada Rabu (29/1/202) siang sekira pukul 13.00 WIB.

BNPB Sebut Banjir Bandang di Desa Sempol Bondowoso karena Kebakaran Hutan, Ini Faktanya
bnpb.go.id
Banjir bandang di Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, Rabu (29/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan banjir bandang di Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pegunungan Ijen tahun lalu.

Diberitakan sebelumnya, banjir bandang menerjang Desa Sempol pada Rabu (29/1/202) siang sekira pukul 13.00 WIB.

Dari video yang diunggah Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Agus Wibowo, banjir bandang membawa material lumpur dan potongan-potongan kayu.

Genangan lumpur dengan ketinggian sekira 60 cm.

banjir bandang di Desa Sempol Bondowoso
Banjir bandang di Desa Sempol Bondowoso (bnpb.go.id)

Banjir tersebut menyebabkan 200 KK terdampak, 2 orang luka ringan dan 1 lansia dirawat di Puskesmas.

Dikutip dari laman resmi BNPB, bnpbd.go.id, berdasarkan pantauan sementara, BPBD menyebut banjir bandang dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan di Pegunungan Ijen tahun lalu.

Luas Pegunungan Ijen Terbakar Mencapai 1000-an Hektar, Wisata Kawah Ijen Ditutup 18 Hari

Diberitakan Tribunnews.com, kebakaran besar terjadi di kawasan Kawah Ijen pada Oktober 2019.

Akibat kebakaran itu, kawasan Gunung Ijen ditutup selama 18 hari sejak 20 Oktober 2019 hingga 7 November 2020.

Kondisi Kawah Ijen setelah resmi dibuka kembali usai ditutup karena kebakaran.
Kondisi Kawah Ijen setelah resmi dibuka kembali usai ditutup karena kebakaran. (SURYA/HAORRAHMAN )

Sementara mengutip berita Kompas.com pada 27 Oktober 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Jawa Timur, mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kawah Ijen, Gunung Merapi Ungup-ungup dan Gunung Ranti yang terjadi sejak 19 Oktober 2019 mencapai 1.000-an hektare.

Halaman
12
Penulis: Daryono
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved