269 Warga Terdampak Banjir Bandang di Jember Mengungsi ke Musala

Sekitar 269 warga Jember yang berada di kawasan banjir sekitar Kalijompo mengungsi ke musala.

269 Warga Terdampak Banjir Bandang di Jember Mengungsi ke Musala
Youtube Tribun Jateng
Ilustrasi: Banjir lumpur di Bondowoso, Jawa Timur 

TRIBUNNEWS.COM, JEMBER - Banjir bandang yang melanda Kabupaten Jember, Jawa Timur menyebabkan ratusan warga mengungsi ke musala.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo mengatakan, banjir berasal dari aliran Sungai Kalijompo di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi meluap.

"Kami mencatat debit air mencapai 150 sentimeter. Sekitar 269 warga di kawasan banjir sekitar Kalijompo mengungsi," kata Heru Widagdo seperti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (1/2/2020).

Heru menduga, penyebab banjir bandang tersebut akibat kebakaran hutan di Gunung Argapura beberapa bulan lalu.

Baca: Hujan Seharian Sebabkan Jember Dilanda Banjir

Baca: Video Detik-detik Evakuasi Nenek Korban Banjir Bandang di Bondowoso, Gubernur Jatim: Ini Peringatan

Dampak lain dari banjir ini adalah satu jembatan penghubung pabrik Perkebunan Kalijompo rusak berat.

"Satu orang warga luka dan saat ini sedang dirawat di Puskesmas Banjarsengon," tuturnya.

Selain itu, pemukiman warga di Lingkungan Poreng, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang juga terdampak.

Bahkan, aliran sungai meluap hingga memasuki permukiman warga.

"Banjir diduga dari Desa Klungkung," tambah Anggota Tagana Jember, Anang Bahtiar.

Banjir tersebut membuat lumpur masuk ke rumah warga yang mencapai 25 rumah.

"Ketinggian air yang masuk ke perumahan sekitar 30 sampai 40 sentimeter," ujarnya. (Kompas.com/Bagus Supriadi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banjir Bandang Melanda Jember, 269 Warga Mengungsi ke Musala"

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved