Breaking News:

Virus Corona

Penyebab Warga Tolak WNI dari Wuhan Dikarantina di Natuna Versi Menko PMK

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut, kabar bohong atau hoaks pengaruhi warga Natuna

TRIBUNNEWS/RINA AYU PANCA RINI
Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut, kabar bohong atau hoaks kuat pengaruhnya terhadap penolakan warga Natuna karena wilayahnya dijadikan lokasi karantina WNI dari Wuhan, China.

Menurutnya, hoaks yang tersebar di dunia maya menambah gambaran seram pada virus corona.

"Wajar karena pengaruh berita hoaks dan simpang siur yang cenderung memperseram penyakit itu."

Muhadjir Effendy
Muhadjir Effendy (Fahdi Fahlevi/Tribunnews.com)

Kita harus memahami kalau reaksi masyarakat seperti itu," kata Muhadjir dikutip dari Kompas.com.

Muhadjir juga mengaku, pemerintah pusat kurang mensosialisasikan rencana lokasi karantina ini.

Ini dikarenakan proses evakuasi berlangsung cepat.

Muhadjir mengatakan, dirinya telah berbicara kepada pemuka agama dan masyarakat setempat.

Dia menjelaskan duduk perkara dan bagaimana kejadian sebenarnya.

Menko PMK ini meminta agar tokoh masyarakat itu, yang menyampaikan kepada warga Natuna yang menolak.

"Karena itu kemarin saya langsung ke Natuna sendiri untuk mendekati beberapa pemuka masyarakat termasuk ketua lembaga adat melayu dan MUI untuk meredakan situasi walaupun tidak bisa sepenuhnya," jelas Muhadjir.

Dia menilai, seiring waktu masyarakat akan mengerti sendirinya.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved