Breaking News:

7 Fakta Kasus Ayam Tiren di Boyolali: Pelaku Kumpulkan Ayam Mati hingga Olah Ayam dengan Bahan Kimia

Fakta-fakta pengungkapan kasus produksi ayam tiren di Boyolali. Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

TRIBUNSOLO.COM/ISTIMEWA
Ayam tiren yang dimusnahkan yang diungkap Polsek Ampel di Dukuh Sampetan RT 05/04, Desa Sampetan, Kecamatan Gladaksari, Boyolali, Rabu (5/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Polisi di Boyolali mengungkap kasus produksi ayam tiren di Dukuh Sampetan RT 05/04, Desa Sampetan, Kecamatan Gladaksari, Boyolali.

Kapolsek Ampel, AKP Margono mengatakan, diketahui pada Senin (27/1/2020), pelaku bernama Fitriyani (32) warga Dukuh Sampetan RT 05/04, Desa Sampetan, Kecamatan Gladaksari, Boyolali.

Berikut fakta-faktanya yang dirangkum TribunSolo.com:

1. Pelaku Ambil Ayam Tiren dari Kandang Peternak

Saat itu pelaku melakukan aktivitas produksi ayam tiren atau ayam bangkai.

Pelaku mencari ayam mati dari kandang peternak ayam potong dengan menggunakan bronjong.

"Setelah mencari ini kemudian diproduksi di rumahnya bagian belakang," kata AKP Margono, Rabu (5/2/2020).

2. Olah Ayam Tiren agar Terlihat Segar

Produsen ayam tiren ini memiliki beberapa cara khusus untuk membuat fisik ayam terlihat segar.

Kapolsek Ampel AKP Margono mewakili Kapolres Boyolali AKBP Rachmad Nur Hidayat mengatakan, pelaku menyiapkan bahan-bahan spesial yang dianggapnya bisa membuat daging ayam fresh kembali.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Noorchasanah A
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved