Belajar dari Kasus Suami Jual Istri Supaya Tidak Terulang Lagi, Ini Saran dari Psikolog

Psikolog Anak dan Keluarga dari Yayasan Praktek Psikolog Indonesia, Adib Setiawan membeberkan pandangannya tentang kasus suami jual istri.

Belajar dari Kasus Suami Jual Istri Supaya Tidak Terulang Lagi, Ini Saran dari Psikolog
surya/galih lintartika/dok.surya
MSS (28), suami di Pasuruan yang tega menjual istri untuk berzina dengan teman-temannya. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA -  Masyarakat di dua wilayah berbeda, yakni Kabupaten Pasuruan dan Kota Surabaya tengah dihebohkan dengan kasus suami yang tega menjual istrinya.

Seperti yang dilakukan MSS (28) warga Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan yang tega menjual istrinya, F ke temannya dengan dua alasan.

Alasan pertama, karena ekonomi dan kedua karena ingin mencari sensasi seksual. 

Dikutip dari Surya.co.id, setiap F melayani teman MSS akan mendapatkan bayaran sebesar Rp 50 ribu.

Kasus perdagangan manusia ini terungkap setelah F melapor ke Polres Pasuruan pada Minggu (9/2/2020). 

Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di Surabaya.

Polrestabes Surabaya melakukan penggerebekan dan menangkap pria asal Kediri, DTS (20).

Baca: Istri Curhat Soal Zina dan Tak Pulang 3 Minggu, Lucky Perdana: Jangan Mudah Menilai Buruk Seseorang

MSS (28) warga Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan ditangkap karena tega menjual istri untuk berzina dengan teman-temannya.
MSS (28) warga Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan ditangkap karena tega menjual istri untuk berzina dengan teman-temannya. (Surya/Galih Lintartika)

DTS merupakan pelaku yang menjual atau memperdagangkan istrinya sendiri yang masih berusia 16 tahun

Istri DTS diketahui tengah hamil 4 bulan.

DTS menjual pasangannya di Kediri dua kali dengan tarif masing-masing Rp 100 ribu.

Halaman
1234
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved