Keraton Agung Sejagat

Gagal Jadi Ratu Keraton Agung Sejagat dan Malah Dipenjara, Fanni Aminadia Ingin Jadi Novelis

Fanni Aminadia, perempuan yang dikenal sebagai Ratu Keraton Agung Sejagat, mengaku merasa nyaman meskipun berada di tahanan.

Gagal Jadi Ratu Keraton Agung Sejagat dan Malah Dipenjara, Fanni Aminadia Ingin Jadi Novelis
(Facebook Fanni Aminadia)
Fanny Aminadia alias Dyah Gitarja Ratu Keraton Agung Sejagat mengenakan pakaian Ratu (Facebook Fanni Aminadia)

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Fanni Aminadia, perempuan yang dikenal sebagai Ratu Keraton Agung Sejagat, mengaku merasa nyaman meskipun berada di tahanan.

Hal itu lantaran dirinya mendapatkan banyak bimbingan selama menjalani masa hukuman sebagai tahanan di Sel Mapenaling Lapas Klas II A Wanita Bulu, Kota Semarang.

"Di sini nyaman, sejak awal sudah nyaman," ungkap Fanni dalam wawancaranya yang diunggah kanal Youtube Kompas TV, Selasa (11/2/2020).

Fanny Aminadia alias Dyah Gitarja Ratu Keraton Agung Sejagat mengenakan pakaian adat Jawa (Facebook Fanni Aminadia)
Fanny Aminadia alias Dyah Gitarja Ratu Keraton Agung Sejagat mengenakan pakaian adat Jawa (Facebook Fanni Aminadia) (Facebook Fanni Aminadia)

Seperti yang diketahui, Fanni dan Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penipuan dan berita bohong.

Kendati berada di tahanan, Fanni terlihat semakin produktif.

Ia pun mengaku mendapat bimbingan untuk belajar membatik.

"Saya juga dikasih kesempatan dengan izin, sebenarnya belum boleh, tahanan titipan tapi karena dibina atau pengertian dari para petugas, saya dikasih bimbingan bikin batik, bikin banyak macem-macem," tuturnya.

"Terus di sana ada salon dan kecantikan, ada musik, meracik kopi," sambungnya.

Fanni Berencana Membuat Novel Kisah Hidupnya

Sejak ditangkap aparat Polda Jawa Tengah pada Selasa (14/1/2020), Fanni aktif menulis karya sastra.

Halaman
1234
Editor: Sugiyarto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved