Gerobak Sampah Jalan Sendiri di RSUD Wonosari Hebohkan Nitizen, Begini Kata Manajemen RSUD

Warganet di Yogyakarta dan sekitarnya dihebohkan dengan rekaman kamera CCTV di RSUD Wonosari, Gunungkidul gerobak sampah jalan sendiri

Gerobak Sampah Jalan Sendiri di RSUD Wonosari Hebohkan Nitizen, Begini Kata Manajemen RSUD
twitter
Heboh Gerobak Jalan Sendiri di RSUD Wonosari, Manajemen Buka Suara 

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNGKIDUL - Warganet di Yogyakarta dan sekitarnya dihebohkan dengan rekaman kamera CCTV di RSUD Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, yang memperlihatkan sebuah gerobak sampah berjalan sendiri.

Dari video berdurasi 30 detik yang diunggah akun Twitter @pergusoID, awalnya tak ada keanehan di sekitar rumah sakit tersebut.

Namun, tiba-tiba sebuah gerobak sampah yang diletakan di dekat sebuah ruangan berpintu, bergerak ke arah kamera CCTV.

 

Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUD Wonosari Sumartono membenarkan bahwa kejadian itu berada di RSUD Wonosari.  

Namun, pihaknya tidak mengetahui kapan video itu direkam.

Manajemen RSUD Wonosari akan menelusuri siapa yang menyebarkan video itu.

Sebab, rekaman kamera CCTV hanya untuk internal RSUD Wonosari.

"Terkait ada video ini saya tahu dari konfirmasi teman-teman. Setelah itu baru saya telusuri, termasuk yang menyebarkan juga akan kami usut. Karena CCTV kan untuk pengawasan bukan untuk konsumsi publik," ucap Sumartono saat ditemui di ruangannya Rabu (12/2/2020). 

"Kemungkinan yang terjadi seperti itu dari yang punya alatnya (Petugas)," kata Sumartono menambahkan.

Kepala Instalasi dan Sanitasi RSUD Wonosari, Priyatno Budiharto mengatakan, peristiwa itu terjadi di depan tempat pembuangan sampah medis B3 RSUD Wonosari.

Namun, Priyatno enggan mengaitkan peristiwa itu dengan hal gaib.

Ia menyebut, ada kemungkinan gerobak bergerak karena angin atau ulah manusia.

"Kalau melihat video itu, itu siang hari dan pintu dibuka, Insya Allah ada orangnya sebenarnya. Kalau lihat videonya, bisa kemungkinan angin, hanya angin bisa juga. Ada istilahnya yang usil lempar batu atau apa saya enggak tahu," kata Priyanto.

Saat Kompas.com ke lokasi, kontur tanah tempat gerobak berada memang menurun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: Sugiyarto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved