Gagal Diselundupkan ke Australia, 6 WNA China Belum Dideportasi Karena Terkendala Virus Corona

Hendi mengatakan, enam WNA yang gagal diselundupkan ke Australia itu belum dideportasi karena terkendala penutupan akses penerbangan ke China.

Gagal Diselundupkan ke Australia, 6 WNA China Belum Dideportasi Karena Terkendala Virus Corona
ABC News Indonesia/koleksi pribadi
Enam warga China dan dua warga Indonesia telah dikarantina karena kekhawatiran virus corona. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang rencananya akan mendeportasi enam warga negara asing (WNA) asal China yang gagal diselundupkan ke Australia. Namun hingga kini, deportasi masih belum dilakukan.

"Kita rencananya akan mendeportasi 6 WNA China, namun hingga kini masih terkendala," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang melalui Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Narsepto Hendi kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (18/2/2020).

Hendi mengatakan, enam WNA tersebut belum dideportasi karena terkendala penutupan akses penerbangan ke China.

"Saat ini deportasi masih terkendala penutupan akses masuk ke China akibat wabah virus corona. Jadi kita masih menunggu," jelas Hendi.

Baca: Ashraf Sinclair Meninggal, Ibas Yudhoyono Melayat ke Rumah Duka: Kami Bersedih Merasakan Kehilangan

Baca: Sempat Diisolasi, Mahasiswa di Maluku Dinyatakan Negatif Corona

Ia mengatakan, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan pihak Kedutaan Besar China untuk proses deportasi.

Saat ini dijelaskan Hendi, ada beberapa alternatif penerbangan yang bisa dilakukan untuk akses deportasi WNA China tersebut yakni melalui Hong Kong atau Taipei.

Namun demikian, pihaknya masih menunggu keputusan koordinasi tersebut.

Enam WNA asal China tersebut hingga kini masih ditahan di Kantor Imigrasi Kupang.

Enam warga China dan dua warga Indonesia telah dikarantina karena kekhawatiran virus corona.
Enam warga China dan dua warga Indonesia telah dikarantina karena kekhawatiran virus corona. (ABC News Indonesia/koleksi pribadi)

Mereka diamankan polisi dan Lanal Rote Ndao usai terdampar di Perairan Laut Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao pada Selasa, 28 Januari 2020.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved